Bisnisnews.net || Pemerintah Kota Sukabumi terus menggencarkan langkah pengendalian harga dan pasokan bahan pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadhan 2026. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di tujuh kecamatan yang ada di wilayah Kota Sukabumi.
Kegiatan ini diinisiasi oleh Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (Diskumindag) bersama Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Sukabumi. Pelaksanaannya turut melibatkan Koperasi Merah Putih (KMP), pelaku usaha ritel, serta UMKM lokal.
Salah satu lokasi penyelenggaraan GPM berlangsung di Taman Cikondang, Kelurahan Cikondang, Kecamatan Citamiang, pada Jumat (6/2/2026). Warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.
Berbagai komoditas pangan disediakan dalam kegiatan ini, di antaranya beras, minyak goreng, gula pasir, telur, cabai, bawang merah dan bawang putih, serta aneka produk pangan olahan yang dijual dengan harga lebih murah.
Kepala DKP3 Kota Sukabumi, Adrian Hariadi, menyampaikan bahwa Gerakan Pangan Murah merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus mengantisipasi lonjakan inflasi menjelang bulan Ramadhan.
“Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan dengan harga yang lebih terjangkau, sekaligus menjadi salah satu langkah pengendalian inflasi di Kota Sukabumi,” ujar Adrian.
Ia menambahkan, melalui kegiatan ini pemerintah berupaya memastikan ketersediaan pangan yang cukup, aman, dan berkualitas, sehingga masyarakat dapat menyambut bulan suci Ramadhan dengan lebih tenang.
Dengan digelarnya Gerakan Pangan Murah secara merata di tujuh kecamatan, Pemkot Sukabumi optimistis stabilitas harga dan pasokan pangan dapat tetap terjaga, serta mampu meringankan beban ekonomi masyarakat menjelang Ramadhan.***(RAF)
Editor : M. Nabil