Ambassador Talk Nusa Putra University Kupas Geopolitik Global Bersama Wamenlu Anis Matta

Date:

Bisnisnews.net || Nusa Putra University (NPU) kembali menyelenggarakan forum diskusi internasional Ambassador Talk, agenda rutin bulanan yang kali ini menghadirkan Wakil Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Anis Matta. Kegiatan yang digelar di Auditorium NPU, Rabu (21/1/2026), tersebut secara khusus membedah perkembangan dan ketegangan geopolitik dunia yang kian dinamis.

Dalam pemaparannya, Anis Matta menggambarkan kondisi global saat ini berada dalam situasi penuh ketidakpastian. Ia menyampaikan pandangan Presiden RI Prabowo Subianto yang menilai potensi konflik global saat ini lebih besar dibanding peluang terciptanya perdamaian.

“Dunia sedang berada pada situasi yang tidak stabil. Pemerintah Indonesia saat ini memilih untuk berada pada posisi survival mode, memastikan bangsa ini tidak terjebak dan menjadi korban dari persaingan kekuatan-kekuatan besar dunia,” ujar Anis Matta usai kegiatan.

Menurut Anis, forum diskusi akademik seperti Ambassador Talk memiliki nilai strategis dalam membangun kesadaran generasi muda terhadap isu internasional. Ia menekankan bahwa geopolitik global kini bukan lagi persoalan jauh, melainkan memiliki dampak langsung terhadap kondisi sosial, ekonomi, dan politik di dalam negeri.

“Isu global hari ini sudah menjadi isu domestik. Karena itu, Indonesia harus aktif terlibat dalam berbagai dialog internasional untuk ikut memengaruhi arah sejarah dunia,” ungkapnya.

Ia mencontohkan keterlibatan Indonesia dalam isu Palestina sebagai salah satu pintu masuk untuk memainkan peran yang lebih luas dalam percaturan global. Anis juga mengapresiasi antusiasme civitas akademika NPU, khususnya kehadiran ratusan mahasiswa asing dari puluhan negara yang turut meramaikan diskusi.

Sementara itu, Rektor Nusa Putra University, Kurniawan, menegaskan bahwa Ambassador Talk merupakan bagian dari komitmen kampus dalam membekali mahasiswa dengan wawasan global serta pemahaman lintas budaya.

“Kehadiran Wakil Menteri Luar Negeri memberikan perspektif yang sangat relevan tentang posisi dan strategi Indonesia di tengah dinamika politik dunia. Tema ini penting agar mahasiswa memiliki kesadaran global yang kuat,” ujarnya.

Kurniawan juga menyoroti keberagaman mahasiswa di NPU sebagai modal besar dalam membangun jejaring internasional dan semangat kolaborasi antarbangsa.

“Mahasiswa kami berasal dari 86 negara. Sementara Kementerian Luar Negeri memiliki jaringan diplomatik hingga 170 negara. Kami berharap sinergi ini terus diperkuat untuk membuka peluang lebih luas, termasuk mendatangkan lebih banyak mahasiswa internasional ke Nusa Putra University,” pungkasnya.***(RAF)

Editor : M. Nabil

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

BKPSDM Sukabumi Siapkan Sanksi bagi ASN yang Terbukti Terlibat Judi Online

Bisnisnews.net - Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia...

Resmikan B50, Presiden Prabowo Sebut Indonesia Masuki Babak Baru Kemandirian Energi

Bisnisnews.net - Presiden Prabowo Subianto meresmikan pelaksanaan mandatori Biodiesel...

Penuhi Kebutuhan Atlet Lokal, Toko Alat Olahraga Milik Bayu Ginanjar Sukses Berdiri dari Hobi

Bisnisnews.net - Sebuah toko perlengkapan olahraga legendaris di kawasan...

Video Bocah Hirup Uap Bensin Viral, Pemkot Sukabumi Lakukan Pendampingan Intensif

Bisnisnews.net – Rekaman video yang memperlihatkan seorang anak perempuan...