Bisnisnews.net — Sejumlah peserta Pelatihan Kepemimpinan Pengawas Angkatan VII dari LAN RI melakukan studi lapangan ke Pemerintah Kota Sukabumi, Kamis (24/9/2026).
Kunjungan tersebut menjadi kesempatan bagi peserta untuk menggali pengalaman langsung mengenai pengelolaan pemerintahan, inovasi, serta pelayanan publik yang diterapkan di Kota Sukabumi.
Rombongan dari Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Talenta ASN Nasional (PPSKTAN) LAN RI itu diterima Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana di Oproom Setda Kota Sukabumi.
Ketua rombongan, Dikdik Hendarin, mengatakan studi lapangan diperlukan agar peserta tidak hanya memperoleh materi secara teori, tetapi juga dapat melihat praktik penyelenggaraan pemerintahan secara langsung.
“Orang pintar belajar dari pengalamannya sendiri, tetapi orang bijak belajar dari pengalaman orang lain,” ujar Dikdik.
Selama kegiatan, peserta dijadwalkan mengunjungi empat perangkat daerah, yakni Bappeda, BPKPD, DKP3, dan Dinas Kesehatan. Peserta akan melihat berbagai proses kerja serta inovasi yang dijalankan masing-masing perangkat daerah.
Bobby mendorong peserta menjadikan kunjungan tersebut sebagai ruang untuk menggali proses di balik sebuah kebijakan maupun inovasi, termasuk tantangan dan manfaatnya bagi masyarakat.
“Pembelajaran lapangan akan lebih bermakna ketika peserta mampu melihat hubungan antara gagasan, proses pelaksanaan, pengambilan keputusan, dan hasil pelayanan yang dirasakan masyarakat,” kata Bobby.
Di tengah perubahan birokrasi dan perkembangan teknologi, Bobby juga mengingatkan pentingnya kemampuan aparatur untuk beradaptasi. Menurutnya, teknologi seperti artificial intelligence (AI) dapat dimanfaatkan untuk mendukung pekerjaan pemerintahan, namun tetap membutuhkan peran manusia dalam menentukan arah penggunaannya.
“Teknologi hanyalah alat; manusialah yang menentukan arah dan manfaatnya,” ujarnya.
Studi lapangan tersebut diharapkan menjadi sarana pertukaran pengalaman sekaligus memperluas jejaring antarapatur untuk mendukung pengembangan tata kelola pemerintahan di masing-masing instansi.***(RAF)
Editor: M. Nabil