Bank bjb Tamansari “Bungkam” Soal Kredit PT ABO Rp18,2 M, Mahasiswa AMPI Siap Demo 5 Juni

Date:

DPP AMPI: Diamnya Bank Perkuat Dugaan Tata Kelola Kredit Jebol, OJK & Kejati Jabar Akan Disodori Bukti

Bisnisnews.net – Diamnya manajemen Bank bjb Kantor Cabang Tamansari memicu reaksi keras. Aliansi Mahasiswa Peduli Indonesia/AMPI resmi melayangkan surat pemberitahuan aksi ke Polrestabes Bandung dan akan turun ke jalan Jumat 5 Juni 2026.

Sasaran aksi: Kantor Bank bjb KC Tamansari. Massa yang diprediksi ±150 orang akan menuntut klarifikasi terbuka soal dugaan kredit bermasalah PT ABO yang nilainya tembus Rp18,28 miliar.

Pemicu demo sederhana: surat permohonan klarifikasi AMPI digantung. Padahal AMPI sudah kasih tenggat 2×24 jam sebagai bentuk penghormatan prinsip transparansi lembaga publik.

Hasilnya? Nol. Tidak ada jawaban tertulis, tidak ada undangan audiensi, tidak ada forum dialog. Bank bjb Tamansari memilih diam sampai batas waktu habis.

Dari kajian tim advokasi AMPI, data per 30 September 2025 bikin ngeri. Kredit PT ABO masuk kategori high risk. Total NPL Rp18,28 miliar, potensi loss pokok Rp5,72 miliar, plus tunggakan bunga Rp206 juta.

AMPI menemukan deretan indikasi janggal. Mulai dari dugaan debitur nominee, tanda tangan scan di dokumen pencairan, dokumen pendukung diragukan keabsahannya.

Lebih parah, ada indikasi proyek yang jadi dasar pembiayaan tidak punya hubungan kontraktual dengan PT ABO. Ditambah dugaan restrukturisasi berulang ke debitur yang bisnisnya sudah tidak layak.

Koordinator DPP AMPI M. Imam Maulana angkat bicara. Ia menilai sikap bungkam bank justru bikin publik makin curiga.

Karena sampai hari ini tidak ada satu pun klarifikasi tertulis yang diberikan kepada kami. Tidak ada penjelasan, tidak ada forum dialog, bahkan tidak ada upaya membuka ruang komunikasi.

“Sikap ini tentu menimbulkan pertanyaan besar di tengah masyarakat. Sebab ketika sebuah lembaga publik memilih diam atas persoalan yang menyangkut pengelolaan dana masyarakat, maka ruang spekulasi akan semakin terbuka,” tegas Imam, Rabu 03/06/2026.

Bagi Imam, ini bukan sekadar soal kredit macet biasa. Ini menyangkut integritas BUMD Jabar yang mengelola uang rakyat. Good Corporate Governance harus diuji.

“Bank bjb memiliki tanggung jawab moral dan hukum untuk memastikan seluruh proses perkreditan berjalan sesuai prinsip kehati-hatian, profesionalitas, dan Good Corporate Governance. Karena itu, aksi yang akan kami lakukan merupakan bentuk kontrol sosial mahasiswa untuk memastikan tidak ada ruang bagi praktik pembiaran maupun penyimpangan dalam pengelolaan kredit,” lanjutnya.

Aksi 5 Juni diklaim damai dan konstitusional sesuai UU No 9 Tahun 1998. Waktunya 13.00 WIB-selesai, lengkap dengan mobil komando, sound, bendera, poster, dan materi kampanye.

AMPI kasih ultimatum: kalau bank tetap bungkam, mereka akan eskalasi. Dokumen kajian + bukti temuan akan disetor ke OJK, Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, dan DPRD Provinsi Jabar.

Tujuannya dorong audit forensik dan pemeriksaan menyeluruh proses kredit PT ABO. Dari tahap pengajuan, pencairan, sampai restrukturisasi yang diduga janggal.

Intinya, AMPI bilang ini bukan urusan satu debitur. Ini soal kepercayaan publik ke bank milik daerah. Kalau tata kelola jebol di satu kasus, kredibilitas bjb sebagai “banknya orang Jabar” ikut taruhan.***

Editor : M. Nabil

(DH)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Koordinator Demonstrasi Minta Maaf kepada Warga, Sebut Aksi 2.6.26 Bukti Solidaritas RT-RW Kota Sukabumi

Bisnisnews.net - Pasca berakhirnya Aksi 2626 yang digelar di...

Junajah Nurdiansyah Blusukan ke Warungkiara: Aspirasi Jalan Rusak, UMKM, Hingga Rehab Sekolah

Bisnisnews.net - Desa Warungkiara jadi titik awal Reses Kedua...

Disnakertrans Sukabumi Sidak PT KKB Cicurug, Temukan Dugaan TKA Ilegal

Bisnisnews.net - Laporan warga soal Tenaga Kerja Asing/TKA ilegal...