AMPI dan RUMAJA Matangkan Gerakan: Soal Aksi dan Safari 3 Titik ke Bank BJB 9 Juni

Date:

Soroti Dugaan Lemah Prudential Banking di Kredit PT ABO & CV PHA: Publik Tuntut Audit & Transparansi

Bisnisnews.net – Kamis, 4 Juni 2026, rencana gerakan mahasiswa ke Bank BJB naik level. DPP Aliansi Mahasiswa Peduli Indonesia AMPI bareng Ruang Mahasiswa Jawa Barat RUMAJA kompak. Targetnya: dorong keterbukaan dan akuntabilitas tata kelola kredit di bank milik daerah Jabar.

Puncaknya disiapin Selasa 9/6/2026. AMPI-RUMAJA bakal gelar aksi massa safari. Tiga titik: Bank bjb KC Tamansari, KC Sukajadi, lalu finish di Kantor Pusat Bank bjb. Polanya sengaja disebar biar pesannya jelas: ini soal sistem, bukan satu cabang doang.

Awalnya AMPI fokus sorot kredit PT ABO di KC Tamansari. RUMAJA nemu irisan serupa: dugaan penyimpangan kredit CV PHA di KC Sukajadi. Dua kasus, satu benang merah: lemahnya penerapan prinsip kehati-hatian prudential banking.

Hasil kajian RUMAJA ke CV PHA ngeri-ngeri sedap. Kredit jalan sejak 2021, tapi verifikasi proyek dasar, keabsahan piutang, keberadaan supplier, sampai kemampuan debitur diduga nggak memadai. Ujungnya: kredit macet.

Baki debet CV PHA tembus Rp27 miliar lebih. Potensi kerugian yang nggak ketutup agunan: minimal Rp18,5 miliar. Secara akademik ini sinyal merah ke manajemen risiko serta sistem pengendalian internal Bank BJB.

Giliran AMPI bedah PT ABO di KC Tamansari. Temuannya juga perlu diklarifikasi: dugaan debitur nominee, dokumen pendukung pencairan, kesesuaian proyek, sampai pola restrukturisasi. Semua butuh penjelasan terbuka.

Sebelum aksi 9 Juni, hari ini AMPI-RUMAJA sudah turun ke jalan. Mereka sebar poster dan materi edukasi di titik publik Bandung dan ATM Bank BJB Tujuannya literasi: masyarakat harus paham pentingnya transparansi + pengawasan kredit bank daerah.

Koordinator DPP AMPI M. Imam Maulana tegaskan: gerakan ini bukan mau vonis sepihak. “Yang kami dorong adalah transparansi. Ketika ada temuan akademik yang menimbulkan pertanyaan, sudah sepatutnya ada penjelasan memadai ke publik,” katanya, Kamis 04/06/2026.

Imam bilang persoalan PT ABO + CV PHA nggak bisa dilihat terpisah. Ini momentum evaluasi menyeluruh tata kelola kredit Bank bjb. Kalau beres, kepercayaan publik ke bank daerah justru makin kuat.

Ketua Bidang Advokasi RUMAJA Atep senada. “Yang kami dorong bukan vonis, tapi keterbukaan informasi proporsional. Kalau ada indikasi lemah verifikasi atau pengawasan, jelaskan terbuka. Transparansi bukan ancaman, tapi instrumen jaga legitimasi publik,” tegasnya.

Aksi safari 3 titik dipilih biar nggak parsial. Tuntutannya satu: audit + evaluasi menyeluruh perkreditan Bank bjb. Dari KC Tamansari, Sukajadi, sampai kebijakan pusat. Semua harus dicek sesuai prinsip kehati-hatian.

Buat AMPI-RUMAJA, bank daerah = kelola aset publik. Makin besar risiko kredit macet, makin wajib transparan + akuntabel. 9 Juni jadi ujian: apakah Bank bjb buka ruang klarifikasi atau pilih bungkam. Masyarakat Jabar nunggu jawabannya.***

Editor : M. Nabil

(DH)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Kabupaten Sukabumi Luncurkan Program SAHABAT B2SA

Bisnisnews.net– Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Sukabumi terus memperkuat...

Kades Karangmekar Cimanggu Ditahan Tipu Gelap Proyek, DPMD Sukabumi Gerak Cepat Tunjuk Plh

Sekdes Ambil Alih Sementara: Anggaran Jalan & Renovasi PAUD...

Anggota DPRD Leni Liawati Dengar Keluh Warga Cisolok: Sekolah HGU, Sampah Menumpuk, Guru Honorer Tertatih

Bisnisnews.net - Rabu 3/6/2026, Aula Kecamatan Cisolok penuh. Anggota...