Bisnisnews.net || Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Christina Aryani, menerima audiensi dari Perkumpulan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Indonesia (Pelatindo) di Kantor Kementerian P2MI, Selasa (7/10/2025).
Dalam pertemuan tersebut, Wamen Christina menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan lembaga pelatihan dalam meningkatkan kompetensi, kemampuan bahasa, serta keterampilan calon pekerja migran Indonesia (CPMI). Menurutnya, penguatan kualitas pelatihan menjadi kunci agar para pekerja migran dapat bersaing dan terlindungi di negara tujuan.
Selain berdiskusi mengenai penguatan pelatihan, pertemuan juga membahas berbagai isu strategis, termasuk daftar tunggu (roster) penempatan skema Government to Government (G to G) dengan Korea Selatan, serta sejumlah tantangan yang dihadapi pekerja migran Indonesia di negara tersebut.
“Kolaborasi erat antara pemerintah dan Pelatindo diharapkan dapat melahirkan pekerja migran yang semakin siap, kompeten, dan terlindungi,” ujar Wamen Christina.
Melalui sinergi tersebut, Kementerian P2MI berkomitmen untuk terus memperkuat ekosistem pelindungan dan pemberdayaan pekerja migran Indonesia, baik sebelum berangkat maupun selama bekerja di luar negeri.***
Foto : Istimewa
Editor : M. Nabil
(IFU)