Bisnisnews.net – Kamis 4/6/2026, Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Hamzah Gurnita, Fraksi PKB, gelar reses titik kedua di Desa Caringin RT 003 RW 06, Kecamatan Cisolok. Warga langsung buka suara, dari pendidikan sampai infrastruktur.
Aspirasi pendidikan jadi sorotan. Warga nitip tenaga honorer biar dapat skema P3K paruh waktu. Ada juga dorongan buat pendidikan non formal: majelis taklim, PAUD, biar generasi muda tetap ngaji dan belajar.
Sektor kesehatan nggak kalah ramai. Keluhan utama: BPJS PBI yang tiba-tiba non aktif. Akibatnya warga susah akses berobat ke puskesmas. Mereka minta ada solusi biar layanan nggak putus di tengah jalan.
Petani Caringin angkat suara soal jalan desa dan irigasi pertanian. Jalan rusak bikin angkut hasil panen susah, irigasi mampet bikin air telat. Warga juga minta tambahan PJU biar RT/RW terang pas malam.
Ranah sosial keagamaan masuk daftar. Warga usulkan hibah buat Ponpes dan lembaga keagamaan. Kader PKK minta difasilitasi akses ekonomi lewat pelatihan/UMKM. Program Rutilahu RTLH juga jadi harapan warga.
Semua catatan itu langsung direspons Hamzah di depan warga. Dengan tegas dia bilang: “Semua usulan sangat positif dan sudah saya catat untuk ditindaklanjuti. Ini jadi bahan saya untuk berkoordinasi dengan OPD terkait dan Pemkab Sukabumi,” ucapnya.

Nggak pakai nunggu lama, bantuan pribadi langsung turun. Hamzah kasih semen buat perbaikan fasilitas umum, satu set alat kesenian gambus buat majelis taklim/anak muda, dan seragam baru buat kader PKK Caringin.
“Bantuan ini bentuk kepedulian saya. Mudah-mudahan semen bisa dipakai bangun balai atau mushola, gambus bisa menghidupkan kegiatan seni religi, dan seragam PKK bikin ibu-ibu makin semangat,” ujar Hamzah.
Ini reses titik kedua yang dia laksanakan. Polanya sama: jemput bola ke RT/RW. Warga nggak perlu ke kantor dewan, tapi dewan yang datang, dengerin langsung, lihat kondisi lapangan.
Data hasil reses bakal jadi amunisi kerja. Usulan P3K paruh waktu ke BKPSDM, BPJS PBI ke Dinsos/Dinkes, jalan-irigasi-PJU ke Dinas PU, hibah keagamaan ke Bagian Kesra, Rutilahu ke DPKP.
Hamzah minta warga juga aktif kawal. “Kalau mau Rutilahu, data RTLH harus valid. Mau PJU, titik gelapnya ditandain. Saya bantu dorong, tapi data dari bawah harus lengkap,” pesannya.
Reses di Caringin 4/6/2026 jadi bukti reses bukan formalitas. Ada curhat warga, ada kutipan komitmen dewan, ada aksi cepat. PR Hamzah sekarang: kawal tiap poin sampai ada kabar baik buat warga Cisolok.***
Editor : M. Nabil
(DH)