Bisnisnews.net – Pemerintah Kota Sukabumi menempatkan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) sebagai salah satu mitra strategis dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan ibu dan anak. Peran bidan dinilai tidak hanya mendampingi proses persalinan, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam upaya menekan angka kematian ibu, angka kematian bayi, hingga mencegah stunting.
Hal tersebut disampaikan Wali Kota Sukabumi H. Ayep Zaki saat membuka puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Ikatan Bidan Indonesia (IBI) tingkat Kota Sukabumi di Grand Permata Hijau Hotel, Sabtu (4/7/2026).
Acara tersebut dihadiri Ketua Pengurus Cabang IBI Kota Sukabumi Bidan Euis Nurhayati, jajaran pengurus, para sesepuh, senior, serta anggota IBI Kota Sukabumi.
Dalam sambutannya, Ayep Zaki menyampaikan penghargaan kepada seluruh bidan yang selama ini telah mengabdikan diri memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Menurutnya, kiprah para bidan memiliki peran besar dalam menjaga keselamatan ibu dan bayi sejak masa kehamilan hingga persalinan.
“Usia 75 tahun adalah perjalanan matang yang membuktikan dedikasi, ketangguhan, dan komitmen luar biasa para bidan. Bidan adalah pahlawan kemanusiaan yang mengawal kehidupan sejak dalam kandungan hingga proses persalinan,” ujarnya.
Ia menilai keberhasilan membangun Generasi Emas 2045 sangat bergantung pada kualitas kesehatan anak sejak lahir. Karena itu, pelayanan kebidanan yang optimal menjadi salah satu fondasi penting dalam mencetak sumber daya manusia yang sehat dan berkualitas.
Ayep menegaskan, berbagai tantangan di sektor kesehatan tidak dapat diselesaikan pemerintah secara sendiri. Sinergi dengan organisasi profesi seperti IBI menjadi bagian penting dalam memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat.
“Di sinilah peran vital para bidan. Pemerintah Kota Sukabumi tidak bisa berjalan sendiri. Keberadaan IBI adalah mitra strategis dalam menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB), serta melakukan pencegahan stunting sejak dini,” tegasnya.
Selain memperkuat kolaborasi, Wali Kota juga mengajak seluruh bidan untuk terus meningkatkan kompetensi dan profesionalisme agar pelayanan yang diberikan kepada masyarakat semakin berkualitas, dengan tetap mengedepankan sikap ramah, tulus, dan penuh empati.
Ia berharap peringatan HUT ke-75 IBI menjadi momentum untuk mempererat solidaritas organisasi sekaligus membangun semangat baru dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di Kota Sukabumi.
“Semoga momentum ini semakin mempererat soliditas organisasi IBI dan memicu semangat baru untuk terus mengabdi bagi kesehatan masyarakat Kota Sukabumi. Maju Terus Bidan Indonesia, Jaya Selalu IBI Kota Sukabumi!” tuturnya.
Peringatan HUT ke-75 IBI tahun ini mengangkat tema “Dunia Membutuhkan Lebih dari Sejuta Bidan (One Million More Midwives)”, yang menegaskan pentingnya keberadaan bidan sebagai tenaga kesehatan profesional dalam menjaga kesehatan ibu, bayi, dan keluarga secara berkelanjutan.***(RAF)
Editor : M. Nabil