Masjid sebagai Pusat Peradaban: Sinergi Bupati, DMI, dan Baznas Sukabumi Menguat

Date:

Bisnisnews.net || Minggu pagi itu, suasana Aula Masjid Agung Al-Iqomah Pondok Pesantren Az-Zainiyah, Nagrog, terasa lebih khidmat dari biasanya. Tokoh-tokoh keagamaan, pengurus masjid, dan unsur pemerintah daerah berkumpul dalam satu semangat yang sama: menguatkan peran masjid bagi umat dan masyarakat.

Bupati Sukabumi H. Asep Japar hadir langsung dalam agenda pengukuhan perubahan kepengurusan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Sukabumi masa bhakti 2022–2027, sekaligus pembukaan Akademi Kader DMI se-Kabupaten Sukabumi.

Kehadiran orang nomor satu di Sukabumi itu didampingi Ketua Baznas Kabupaten Sukabumi, H. Unang Sudarma, menjadi simbol kuatnya sinergi antara pemerintah daerah, lembaga keagamaan, dan lembaga pengelola zakat.

Prosesi pengukuhan dipimpin Ketua DMI Provinsi Jawa Barat yang secara resmi menetapkan H. Daden Iskandar, SH., MH. sebagai Ketua DMI Kabupaten Sukabumi bersama jajaran pengurus baru. Amanah tersebut bukan sekadar jabatan struktural, melainkan tanggung jawab besar dalam memakmurkan masjid dan memajukan umat.

Dalam sambutannya, Bupati Sukabumi menekankan bahwa masjid harus mampu menjawab tantangan zaman. Menurutnya, masjid tidak cukup hanya menjadi tempat ibadah ritual, tetapi juga harus hadir sebagai pusat kegiatan sosial, pendidikan, dan pembinaan generasi muda.

“Masjid memiliki potensi besar untuk menjadi ruang pemberdayaan umat. Di sanalah nilai-nilai keagamaan, kebersamaan, dan kepedulian sosial bisa tumbuh dan berkembang,” ujar Bupati.

Pandangan tersebut sejalan dengan komitmen Baznas Kabupaten Sukabumi. Ketua Baznas, H. Unang Sudarma, menegaskan bahwa masjid memiliki peran strategis dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. Melalui pengelolaan yang baik dan profesional, dana umat dapat menjadi penggerak ekonomi dan solusi bagi persoalan sosial di tengah masyarakat.

“Program berbasis masjid sangat relevan untuk memperkuat ekonomi umat. Zakat dan sedekah yang dikelola dengan amanah akan memberi dampak nyata,” ungkapnya.

Pembukaan Akademi Kader DMI pun menjadi salah satu momen penting dalam kegiatan tersebut. Program ini dirancang untuk menyiapkan generasi pengurus masjid yang tidak hanya kuat secara spiritual, tetapi juga memiliki kapasitas kepemimpinan dan manajerial yang mumpuni.

Melalui kebersamaan antara DMI, pemerintah daerah, dan Baznas, harapan besar disematkan agar masjid-masjid di Kabupaten Sukabumi semakin berdaya. Masjid diharapkan mampu hadir sebagai pusat ibadah, pusat edukasi, sekaligus pusat solusi bagi berbagai persoalan umat.***

Editor : M. Nabil

(IFU)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Empat Tahun Tanpa Kabar, Keluarga Warga Sukaraja Sukabumi Terus Berharap Maulana Pulang

Bisnisnews.net – Waktu hampir empat tahun berlalu sejak Maulana...

Warga Cihaur Sumringah: Jalan Cigaru-Cikramat Masuk DAK, Potensi Puncak Rindu Didorong Hamzah Gurnita

Reses DPRD Sukabumi Dapil 1 jadi ruang solusi infrastruktur...

Sukabumi Raih Penghargaan Pengendalian Inflasi Tingkat Jawa-Bali, Wali Kota: Fokus Utama Tetap Kesejahteraan Masyarakat

Bisnisnews.net – Pemerintah Kota Sukabumi kembali menorehkan prestasi di...

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026: Wujudkan Sukabumi Bersih, Hijau, dan Berkelanjutan

Bisnisnews.net – Pemerintah Kabupaten Sukabumi memperingati Hari Lingkungan Hidup...