Bisnisnews.net || Pemerintah Kota Sukabumi kembali menjadi destinasi pembelajaran bagi daerah lain. Kali ini, Tim Penggerak PKK Kabupaten Lampung Tengah melakukan studi tiru dengan tujuan memperluas wawasan dan menguatkan sinergi program pemberdayaan keluarga. Kunjungan tersebut diterima langsung oleh TP PKK Kota Sukabumi yang dipimpin Ketua TP PKK beserta Ketua Bidang 1.
Rombongan mengawali kegiatan di Galeri Batik Lokatmala, pusat kerajinan batik yang menjadi salah satu ikon kreatif Kota Sukabumi. Di lokasi ini, tamu dari Lampung Tengah mendapat penjelasan mengenai sejarah, filosofi, serta proses produksi batik khas Sukabumi—mulai dari penggambaran motif, pemalaman, hingga pewarnaan. Para peserta juga diajak mencoba membatik secara langsung untuk merasakan proses kreatif di balik setiap lembar kain Lokatmala.
Tidak hanya fokus pada kerajinan batik, TP PKK Kota Sukabumi turut menampilkan ragam kuliner tradisional sebagai representasi penguatan ekonomi kreatif keluarga. Produk-produk tersebut menjadi contoh bagaimana UMKM lokal dibina agar mampu menjaga cita rasa sekaligus memberi nilai ekonomi bagi masyarakat.
Ketua TP PKK Kota Sukabumi, Ranty, menyampaikan apresiasi atas kunjungan ini. “Kami sangat berbahagia dapat menerima TP PKK Kabupaten Lampung Tengah. Selain mempererat silaturahmi, kegiatan ini menjadi ruang untuk saling belajar tentang strategi pelestarian budaya dan pengembangan potensi lokal,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa Batik Lokatmala merupakan salah satu identitas penting Sukabumi, karena motif dan polanya berangkat dari karakter daerah dan kekayaan lokal.
Usai mengunjungi galeri batik, rangkaian kegiatan berlanjut ke Rumah Dinas Wali Kota Sukabumi. Di tempat ini, kedua TP PKK menggelar diskusi mendalam mengenai program kerja, berbagai praktik baik di lapangan, hingga peluang kolaborasi strategis yang dapat dijalankan bersama.
Fokus pembahasan mencakup penguatan ketahanan keluarga, pemberdayaan perempuan, serta penciptaan ruang produktif bagi UMKM di masing-masing daerah.
Ketua TP PKK Kota Sukabumi berharap kunjungan ini membuka jalan bagi kemitraan yang lebih kuat. “Kami ingin pertemuan ini tidak hanya menjadi ajang sharing, tetapi juga memunculkan gagasan baru untuk pengembangan produk unggulan daerah dan peningkatan kesejahteraan keluarga,” ungkapnya.
Melalui studi tiru ini, kedua daerah sepakat untuk terus memperluas jejaring dan merancang kerja sama yang mampu mendorong inovasi di bidang ekonomi kreatif maupun pemberdayaan masyarakat. Kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa pertukaran pengetahuan lintas daerah dapat menjadi langkah strategis dalam membangun keluarga yang mandiri, kreatif, dan berdaya saing.*** (RAF)
Editor : M. Nabil