Bisnisnews.net – Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik di setiap perangkat daerah. Salah satunya melalui Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi yang memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan sektor pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Arahan tersebut sejalan dengan komitmen Bupati Sukabumi H. Asep Japar yang meminta seluruh perangkat daerah agar mampu memberikan pelayanan secara profesional, responsif, dan lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat.
Menurut Bupati, keberhasilan pemerintah daerah tidak hanya diukur dari terlaksananya berbagai program dan kegiatan, tetapi juga dari sejauh mana manfaat pembangunan dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.
“Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus mendorong agar seluruh perangkat daerah semakin profesional, inovatif, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Tetapi, tetap memperhatikan peningkatan kepuasan masyarakat,” ujar H. Asep Japar.
Dalam konteks tersebut, Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi di bawah kepemimpinan Kepala Dinas Pertanian H. Aep Majmudin, S.E., M.M., terus memperkuat pelayanan kepada masyarakat, khususnya para petani dan kelompok tani.
Kabupaten Sukabumi memiliki wilayah pertanian yang cukup luas dengan kondisi geografis serta karakteristik masyarakat yang beragam. Karena itu, pelayanan di sektor pertanian dituntut tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga mampu merespons berbagai persoalan dan kebutuhan yang muncul di lapangan.
H. Aep Majmudin mengatakan, pihaknya terus mendorong jajaran Dinas Pertanian untuk memberikan pelayanan yang optimal sekaligus memastikan berbagai program pertanian dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Pelayanan kepada masyarakat harus terus diperkuat. Kita ingin program-program pertanian benar-benar memberikan manfaat dan mampu mendukung peningkatan kesejahteraan petani,” katanya.
Selain meningkatkan kualitas pelayanan, Dinas Pertanian juga berupaya mendukung agenda pembangunan daerah melalui berbagai program yang berkaitan dengan ketahanan pangan, peningkatan produktivitas pertanian, serta penguatan perekonomian masyarakat.
Untuk mewujudkan hal tersebut, sinergi antara pemerintah daerah, petani, kelompok tani, penyuluh, dan para pemangku kepentingan lainnya dinilai menjadi bagian penting dalam pembangunan sektor pertanian.
H. Aep Majmudin menegaskan, koordinasi dengan berbagai pihak akan terus diperkuat agar setiap program yang dilaksanakan dapat berjalan sesuai kebutuhan masyarakat dan memberikan hasil yang berkelanjutan.
“Kami akan terus memperkuat koordinasi dan pelayanan kepada masyarakat, khususnya para petani. Harapannya, setiap program yang dijalankan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat,” pungkasnya.***
Editor: M. Nabil
(IFU)