Bisnisnews.net – Dolar AS sedikit kehilangan tenaga di akhir pekan. Indeks dolar AS (DXY) melemah 0,02% ke 100,231 pada Jumat (18/9/2026) pagi, membuka ruang penguatan bagi mata uang Asia.
Data Refinitiv pukul 09.20 WIB mencatat, 6 dari 10 mata uang Asia menguat terhadap dolar AS.
Ringgit Malaysia memimpin penguatan dengan lonjakan 0,49% ke MYR4,076/US$. Posisi kedua ditempati dolar Taiwan yang naik 0,26%.
Yuan China dan peso Filipina sama-sama naik 0,12% ke CNY6,699/US$ dan PHP62,589/US$. Dong Vietnam menguat 0,08% dan rupiah naik 0,06% ke Rp17.725/US$.
Sementara itu, won Korea Selatan menjadi yang paling tertekan dengan pelemahan 0,35%, diikuti yen Jepang yang turun 0,21% ke JPY156,3/US$, baht Thailand -0,12%, dan dolar Singapura -0,02%.
Yuan Terkuat dalam 4 Tahun
Sorotan tertuju pada yuan yang menyentuh CNY6,699/US$, level terkuat sejak Juli 2022. PBoC tercatat mengerek kurs referensi harian yuan selama delapan sesi beruntun — tren terpanjang sejak 2023 — di tengah ekspor China yang solid.
Momentum penguatan yuan juga ditopang ekspektasi pertemuan Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping akhir September.
“Ke depan, renminbi kemungkinan masih akan mendapat dukungan dari pertemuan Trump-Xi yang diperkirakan berlangsung pekan depan,” kata strategist Mizuho Securities, Serena Zhou, dikutip Reuters.
The Fed dan BoJ Jadi Penentu
Pelemahan tipis DXY terjadi setelah dolar sempat reli pasca keputusan The Fed menaikkan suku bunga 25 bps ke 3,75%-4,00% pada Rabu waktu AS. Meski masih di atas 100, laju dolar tertahan karena yield Treasury AS mulai turun.
“Saya pikir dolar bergerak sejalan dengan suku bunga AS saat ini,” ujar Marc Chandler, chief market strategist Bannockburn Forex.
Fokus pasar selanjutnya adalah Bank of Japan (BOJ) yang diperkirakan akan menaikkan suku bunga hari ini. Pernyataan Gubernur Kazuo Ueda soal timing kenaikan berikutnya akan menjadi kunci arah yen, yang sempat menguat tajam di awal September karena ekspektasi kenaikan bunga dan isu repatriasi dana investor Jepang.***
Editor: M. Nabil
(Aab)