Kades di Ciemas Diamankan Satnarkoba Polres Sukabumi, Warga Heboh dan Tunggu Klarifikasi

Date:

Wartain.com – Jagat media sosial dan grup WhatsApp warga Kabupaten Sukabumi mendadak ramai sejak Rabu (5/8/2026) siang. Seorang Kepala Desa berinisial US di Kecamatan Ciemas dikabarkan dibawa petugas dari kediamannya.

Informasi yang beredar menyebutkan, US dijemput di rumahnya di wilayah Kampung Panenjoan, Desa Tamanjaya, Kecamatan Ciemas oleh sejumlah personel kepolisian. Kabar itu cepat menyebar dari satu grup ke grup lain dan memicu beragam komentar warga.

Salah satu status WhatsApp yang banyak dibagikan dan menjadi viral berbunyi, “Minggu antar keneh anaknya, sekarang bapaknya.”Kalimat tersebut membuat isu ini semakin ramai diperbincangkan di tengah masyarakat Ciemas.

Warga mengaku terkejut dengan kejadian tersebut. Pasalnya, sebelumnya tidak ada informasi terkait adanya kegiatan penindakan di lingkungan desa mereka. Beberapa warga menyebut suasana kampung sempat ramai setelah kendaraan petugas datang ke lokasi pada siang hari.

Camat Ciemas, Usep Supelita, saat dikonfirmasi membenarkan bahwa dirinya menerima informasi mengenai adanya kegiatan penindakan terhadap seorang kepala desa di wilayahnya.

“Saya mendapat informasi terkait hal itu dari pihak kepolisian sektor,” ujarnya singkat melalui pesan WhatsApp kepada wartawan, Rabu malam.

Hal senada disampaikan Kapolsek Ciemas, AKP Deni Miharja. Ia membenarkan adanya kegiatan yang dilakukan personel Satuan Reserse Narkoba Polres Sukabumi pada Rabu siang di wilayah hukumnya.

“Benar, ada kegiatan penindakan yang dilakukan Satnarkoba Polres Sukabumi terhadap seorang kepala desa di wilayah hukum Ciemas,” kata AKP Deni.

Namun, pihak kepolisian belum membeberkan secara rinci kronologi kegiatan tersebut. Belum ada penjelasan resmi mengenai dugaan perkara yang sedang ditangani, pasal yang disangkakan, maupun barang bukti yang diamankan.

Hingga berita ini ditulis Rabu malam, Satnarkoba Polres Sukabumi belum mengeluarkan keterangan resmi terkait status hukum yang diduga kades. Para jurnalis masih berupaya mengkonfirmasi lebih lanjut ke pihak Polres Sukabumi.

Kabar yang terlanjur viral itu juga mendapat perhatian dari anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, Ujang Abdurohim Rochmi. Legislator yang akrab disapa Dewan Batman itu meminta agar proses hukum dilakukan secara profesional dan transparan.

“Kalau memang terbukti ada keterlibatan narkoba, proses sesuai hukum yang berlaku. Penegakan hukum harus adil dan memberi efek jera, tidak pandang bulu,” tegas Ujang saat dihubungi.

Ujang juga mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya. Ia meminta semua pihak menunggu rilis resmi dari kepolisian agar tidak menimbulkan kegaduhan.

Sementara itu, hingga Rabu malam percakapan di grup-grup WhatsApp warga Ciemas dan Sukabumi belum mereda. Banyak warga yang masih menunggu klarifikasi resmi dari pihak kepolisian agar informasi yang beredar tidak berkembang menjadi spekulasi liar.

Kasus ini menjadi perhatian karena menyangkut seorang pejabat pemerintahan desa. Warga berharap proses hukum berjalan cepat dan terbuka, sehingga tidak menimbulkan keresahan di masyarakat.

Pihak Wartain.com akan terus memantau dan mengupdate perkembangan kasus ini setelah ada keterangan resmi dari Polres Sukabumi.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Saeful Usman)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Dewan Batman: Penangkapan Kades Ciemas Harus Transparan, Proses Hukum Jangan Pandang Bulu

Bisnisnews.net - Penjemputan seorang Kepala Desa berinisial US di...

PLN UP3 Sukabumi Ajak Pelanggan Prabayar Rutin Cek Token Lewat PLN Mobile

Bisnisnews.net - PT PLN (Persero) UP3 Sukabumi terus mendorong...

Revitalisasi 174 Sekolah Sukabumi 2026: Diawasi Ketat, Zero Toleransi

Bisnisnews.net - Langkah besar untuk pendidikan Sukabumi dimulai tahun...

Disnakertrans Kabupaten Sukabumi Umumkan Lowongan Kerja PT Glostar Indonesia 2 untuk Posisi Purchasing

Bisnisnews.net – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten...