Menkeu Purbaya Ultimatum Bea Cukai: Berbenah Sampai September 2026, Jika Gagal Bisa Dibubarkan

Date:

Bisnisnews.net – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberi waktu hingga September 2026 kepada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai atau DJBC untuk berbenah total.

Ultimatum itu disampaikan Purbaya menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto. Presiden bahkan sempat menginginkan DJBC langsung dibubarkan karena kinerjanya dinilai belum memuaskan.

“Karena ancaman Presiden jelas, kalau dalam waktu setahun gak ada perbaikan, Bea Cukai akan dibubarin. Diganti dengan SGS,” ujar Purbaya dalam wawancara di sebuah podcast, dikutip Sabtu 4/7/2026.

SGS yang dimaksud adalah Société Générale de Surveillance, perusahaan inspeksi asal Swiss. Perusahaan itu disebut menjadi opsi pengganti jika Bea Cukai benar-benar dibubarkan pemerintah.

Purbaya mengaku sempat meminta Presiden untuk menunda keputusan pembubaran. Ia meminta kesempatan agar internal DJBC dibenahi terlebih dahulu sebelum langkah ekstrem diambil.

Target pembenahan itu kini ditetapkan rampung pada September 2026. Dalam periode tersebut, Purbaya akan turun langsung melakukan evaluasi menyeluruh terhadap organisasi dan sistem kerja Bea Cukai.

“Saya minta betulin itu sampai September ini. Saya akan masuk lagi ke sana obrak-obrik semuanya,” kata Purbaya.

Ia juga sudah menyampaikan langsung ancaman tersebut kepada jajaran pimpinan Bea Cukai. Menurutnya, langkah tegas ini justru untuk memberi kesempatan institusi itu memperbaiki diri.

Purbaya mengingatkan konsekuensinya besar. Jika pembubaran benar terjadi, ribuan pegawai Bea Cukai berpotensi kehilangan pekerjaan.

Dalam evaluasi awal, Menkeu mengaku masih menemukan banyak dugaan pelanggaran. Mulai dari praktik under invoicing hingga impor ilegal. Indikasi itu bahkan masih ditemukan di Bea Cukai Jakarta meski sudah ada pergantian pejabat.

Pemerintah tidak akan tinggal diam. Purbaya menegaskan pemantauan terus dilakukan dan tidak menutup kemungkinan ada tindakan hukum bagi pihak yang terbukti terlibat. “Ini kesempatan terakhir untuk berbenah,” tegasnya.***

Editor: M. Nabil

(Aab)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Inovasi Wondr by BNI: Fitur Canggih Ini Otomatis Blokir Transaksi Saat Ada Telepon Masuk

Bisnisnews.net - Kabar baik hadir bagi para pengguna aplikasi...

BUMDes Karya Insani Desa Loji Sukses Panen Raya 15 Ton Semangka dari Dana Desa

Bisnisnews.net - Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Karya Insani...

Mengetuk Pintu Langit: Ikhtiar Spiritual Muharam Bersholawat untuk Keselamatan Negeri “Bumikan Pasal 33 UUD 45”

Bisnisnews.net - Malam ke-19 bulan Muharam menjadi momentum sakral...

Ketua Komisi IV DPRD Sukabumi Dorong Optimalisasi Perlindungan Anak dan Perempuan

Bisnisnews.net – Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi, Ferry...