Bisnisnews.net || Pergerakan penumpang di Terminal Tipe A KH Ahmad Sanusi Sukabumi mulai menunjukkan tren peningkatan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Memasuki H-5 Lebaran, aktivitas kedatangan dan keberangkatan bus tampak lebih ramai dibanding hari-hari sebelumnya.
Berdasarkan data pada Minggu (15/3/2026), jumlah penumpang yang tiba di terminal mencapai 1.267 orang dengan 76 unit bus. Sementara itu, penumpang yang berangkat tercatat sebanyak 951 orang menggunakan 74 armada bus.
Kepala Terminal Tipe A KH Ahmad Sanusi Sukabumi, Yukky Rahmat Yunus, mengungkapkan bahwa kondisi terminal sempat lengang pada H-7 Lebaran. Namun, peningkatan mulai terlihat dalam beberapa hari terakhir.
“Beberapa hari lalu masih sepi, tapi sekarang sudah mulai ada peningkatan penumpang,” ujarnya, Selasa (17/3/2026).
Ia menjelaskan, arus kedatangan didominasi oleh pemudik dari Jakarta. Sedangkan untuk keberangkatan, tujuan favorit penumpang antara lain wilayah Jawa Tengah, Tasikmalaya, dan Banjar.
“Dari Jakarta sudah mulai banyak yang datang, sementara yang berangkat dari Sukabumi kebanyakan menuju Jawa Tengah serta daerah Tasikmalaya dan Banjar,” katanya.
Menurutnya, lonjakan ini dipicu oleh mulai diberlakukannya masa libur di sejumlah perusahaan dan perguruan tinggi, sehingga masyarakat memilih mudik lebih awal.
Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada Rabu (18/3/2026), seiring semakin banyaknya pekerja yang mulai libur. Prediksi tersebut juga mengacu pada pemantauan Kementerian Perhubungan dan pihak kepolisian.
Untuk mengantisipasi peningkatan penumpang, pihak terminal telah menyiapkan sekitar 250 unit bus yang disiagakan untuk berbagai trayek.
“Kami sudah siapkan armada cadangan agar bisa mengakomodasi lonjakan penumpang,” jelas Yukky.
Selain kesiapan armada, pengelola terminal juga melakukan berbagai upaya pengamanan dan pengawasan. Koordinasi lintas instansi terus dilakukan, termasuk dengan TNI-Polri, Dinas Perhubungan, serta Dinas Kesehatan.
Ramp check terhadap armada bus rutin dilakukan guna memastikan kelayakan kendaraan. Selain itu, pemeriksaan kesehatan pengemudi juga menjadi perhatian, dengan dukungan tenaga medis yang disiagakan di terminal setiap hari.
“Semua langkah ini dilakukan agar perjalanan mudik berlangsung aman dan nyaman,” tambahnya.
Adapun untuk pemeriksaan urine terhadap sopir bus, pihak terminal masih menunggu jadwal pelaksanaannya dari BNNK Sukabumi.***(RAF)
Editor : M. Nabil