Bisnisnews.net – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Sukabumi mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap pentingnya kesetaraan gender yang inklusif, termasuk pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas dalam berbagai aspek kehidupan.
Kepala DP3A Kabupaten Sukabumi, H. Agus Sanusi, menegaskan bahwa pemahaman mengenai kesetaraan gender tidak boleh terbatas pada hubungan antara laki-laki dan perempuan semata.
Menurutnya, konsep tersebut juga mencakup upaya memberikan kesempatan, akses, dan perlakuan yang setara bagi seluruh warga, termasuk penyandang disabilitas. “Kesetaraan gender memiliki makna yang luas.
Di dalamnya terdapat tanggung jawab bersama untuk memastikan saudara-saudara penyandang disabilitas mendapatkan hak dan kesempatan yang sama dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya, Senin (21/6/2026).
Ia menjelaskan, salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah menghadirkan fasilitas publik yang mudah diakses oleh semua kalangan.
Ketersediaan sarana pendukung seperti jalur pemandu bagi penyandang tuna netra, akses kursi roda, serta fasilitas ramah disabilitas lainnya dinilai penting untuk mendukung aktivitas sehari-hari mereka.
Menurut Agus, pembangunan yang berorientasi pada inklusivitas tidak hanya memberikan kenyamanan bagi penyandang disabilitas, tetapi juga mencerminkan kepedulian dan penghormatan terhadap hak asasi setiap warga negara.
Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, hingga komunitas, untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang lebih terbuka dan ramah bagi penyandang disabilitas.
“Kolaborasi semua pihak sangat dibutuhkan agar tercipta Indonesia yang inklusif, di mana setiap orang memiliki akses yang sama terhadap pendidikan, pekerjaan, layanan publik, dan berbagai kesempatan lainnya,” pungkasnya.
Melalui upaya tersebut, DP3A Kabupaten Sukabumi berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya inklusivitas terus meningkat, sehingga penyandang disabilitas dapat berpartisipasi secara aktif dan setara dalam pembangunan serta kehidupan sosial di tengah masyarakat.***
Editor : M. Nabil
(IFU)