BGN Lakukan Sidak Dapur MBG di Sukabumi, Sejumlah SPPG Disarankan Pindah Lokasi

Date:

Bisnisnews.net || Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan inspeksi mendadak terhadap sejumlah dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Sukabumi. Kegiatan pemantauan tersebut dipimpin langsung oleh Direktur Wilayah II Deputi Pemantauan dan Pengawasan BGN, Brigjen TNI Albertus Doni Dewantoro, pada Jumat malam, 6 Maret 2026.

Ketua Satuan Tugas Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Kota Sukabumi, Andri Setiawan, membenarkan adanya peninjauan tersebut. Ia menyebutkan, dalam sidak itu tim BGN mengunjungi empat dapur SPPG yang berada di wilayah Kota Sukabumi.

Namun demikian, Andri mengaku tidak ikut mendampingi selama kegiatan berlangsung karena tim dari BGN melakukan peninjauan secara langsung ke lokasi-lokasi tersebut.

“Kalau saya tidak ikut mendampingi. Beliau langsung melakukan kunjungan ke beberapa tempat. Informasinya ada empat dapur yang diperiksa malam itu, tetapi saya juga belum menerima tembusan surat mengenai titik-titik yang dikunjungi,” ujar Andri, Senin (9/3/2026).

Berdasarkan hasil pemantauan tersebut, BGN memberikan sejumlah catatan evaluasi. Salah satu rekomendasinya adalah agar beberapa dapur SPPG dipindahkan ke lokasi yang lebih layak dan memenuhi standar operasional program MBG.

Andri menjelaskan, penentuan lokasi baru sepenuhnya menjadi kewenangan pihak mitra pengelola SPPG. Sementara dirinya hanya akan memantau ketika proses relokasi mulai dilakukan.

“Untuk lokasi pemindahan itu diserahkan kepada mitra pengelola. Saya hanya mengawasi ketika proses pindahnya saja. Informasinya masih akan berada di wilayah Cikole,” jelasnya.

Ia menambahkan, sesuai dengan ketentuan yang berlaku, pengelola biasanya diberikan waktu untuk melakukan penyesuaian terhadap rekomendasi yang diberikan, baik melalui perbaikan fasilitas maupun pemindahan dapur.

“Biasanya ada waktu sekitar 135 hari untuk melakukan penyesuaian sesuai aturan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala SPPG Kebonjati Cikole 001, Azis Fauzi Rahman, mengatakan pihaknya menyambut baik hasil evaluasi yang disampaikan oleh BGN. Menurutnya, masukan tersebut akan menjadi bahan perbaikan untuk meningkatkan kualitas pelayanan dapur MBG.

“Kami sudah menerima rekomendasi dari BGN terkait peningkatan fasilitas. Hal ini juga sudah kami komunikasikan dengan mitra yayasan dan mereka memberikan dukungan penuh untuk melakukan perbaikan serta relokasi sesuai arahan dari pusat,” kata Azis.

Ia menjelaskan, beberapa hal yang menjadi perhatian dalam evaluasi tersebut meliputi kondisi bangunan dapur, kelengkapan sarana pendukung, hingga penerapan standar kebersihan dan higienitas.

Terkait rencana relokasi, pihak pengelola saat ini sedang melakukan survei sejumlah lokasi alternatif yang dinilai lebih representatif, namun masih berada dalam cakupan wilayah yang sama.

Azis juga menjelaskan bahwa kondisi dapur saat dilakukan peninjauan dipengaruhi oleh situasi eksternal. Beberapa saat sebelum sidak berlangsung, area dapur sempat terdampak luapan air akibat cuaca ekstrem sehingga proses pembersihan masih berlangsung.

“Pada saat pemantauan dilakukan, kondisi dapur baru saja terkena luapan air banjir. Kami sedang melakukan pembersihan sehingga ruangan memang belum sepenuhnya kembali normal,” ujarnya.

Ia menambahkan, SPPG Kebonjati Cikole 001 telah beroperasi selama kurang lebih enam bulan. Selama masa operasional tersebut, kegiatan produksi dan distribusi makanan dalam program MBG berjalan dengan baik.

Ke depan, pihak pengelola berharap melalui relokasi serta peningkatan fasilitas, layanan pemenuhan gizi bagi masyarakat di wilayah Cikole dapat semakin optimal dan sesuai dengan standar nasional.

Saat ini pihaknya juga masih menunggu surat resmi dari BGN sebagai dasar administratif untuk menentukan batas waktu relokasi serta penyesuaian standar fasilitas dapur yang baru.***(RAF)

Editor : M. Nabil

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Bea Cukai Sita Ribuan Balepres Ilegal, Total Kerugian Negara Capai Puluhan Miliar

Bisnisnews.net – Direktorat Jenderal Bea Cukai Kementerian Keuangan kembali...

DPRD dan Pemkab Sukabumi Mulai Bahas Tiga Raperda Strategis dan Pertanggungjawaban APBD 2025

Bisnismews.net – Pemerintah Kabupaten Sukabumi bersama DPRD Kabupaten Sukabumi...

Harga Cabai Turun, Komoditas Pokok di Kabupaten Sukabumi Relatif Stabil

Bisnisnews.net – Rata-rata harga bahan kebutuhan pokok di Kabupaten...

Satu Dekade RSUD Al-Mulk Kota Sukabumi: Dari Puskesmas Menjadi Rumah Sakit Andalan Pelayanan Kesehatan Masyarakat

Bisnisnews.net – Berawal dari sebuah puskesmas, kini RSUD Al-Mulk...