Bisnisnews.net || Kasus yang menimpa pekerja migran perempuan asal Kota Sukabumi kembali menjadi perhatian. Lanti (46), Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Kecamatan Citamiang, yang sebelumnya dikabarkan sakit dan diduga mengalami penyekapan di Shanghai, China, kini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit setempat.
Kuasa hukum Lanti, Rangga Suria Danuningrat, menyampaikan bahwa kliennya telah mendapatkan tindakan medis dari tim dokter. Salah satu prosedur yang telah dilakukan adalah penyedotan cairan di bagian perut.
“Tindakan medis sudah dilakukan. Saat ini kondisinya masih dipantau secara ketat oleh dokter,” ujar Rangga, Jumat (23/1/2026).
Menurutnya, kondisi kesehatan Lanti belum sepenuhnya pulih sehingga pihak rumah sakit belum mengizinkan pemulangan ke Indonesia.
“Masih dirawat di Shanghai dan belum dinyatakan stabil,” katanya.
Rangga juga mengungkapkan adanya perkembangan baru terkait Dewi Tjong, sosok yang sebelumnya sempat dicurigai terlibat dalam penampungan bermasalah. Namun, belakangan Dewi justru berperan membantu pengurusan Lanti dan sejumlah pekerja migran lainnya.
“Yang tadinya disangka bagian dari sindikat, sekarang malah membantu. Beberapa TKW lain juga akhirnya bisa tertangani,” jelasnya.
Ia menambahkan, pekerja migran yang sakit langsung ditangani oleh pihak KJRI dan dirujuk ke rumah sakit, sementara mereka yang sehat ditempatkan di shelter milik kedutaan atau konsulat.
Dari sisi administrasi, proses kepulangan Lanti disebut telah menunjukkan kemajuan. Paspornya telah selesai diurus, dan pihak imigrasi China juga menyiapkan visa sementara dengan masa berlaku sekitar satu minggu.
“Kalau hasil observasi dokter menunjukkan kondisi membaik, pemulangan bisa segera dilakukan,” kata Rangga.
Terkait isu permintaan tebusan sebesar Rp50 juta yang sempat ramai beredar, Rangga dengan tegas membantah kabar tersebut.
“Tidak ada permintaan tebusan. Sekarang justru dibantu sepenuhnya, mulai dari pengantaran ke rumah sakit sampai pengurusan dokumen,” tegasnya.
Untuk hasil diagnosis sementara, tim medis menduga Lanti mengalami tumor jinak di bagian perut atas. Setelah cairan dikeluarkan, kondisi perutnya berangsur normal.
“Sekarang tinggal menunggu hasil observasi lanjutan agar bisa keluar dari rumah sakit dan dipulangkan ke Indonesia,” pungkas Rangga.
Sebelumnya, keluarga Lanti sempat melaporkan dugaan penyekapan dan pemerasan terhadap TKW asal Sukabumi tersebut, seiring memburuknya kondisi kesehatan korban selama berada di luar negeri.***(RAF)
Editor : M. Nabil