Bisnisnews.net || Kota Sukabumi terpilih sebagai lokasi percontohan (pilot project) riset Open River Cam (ORC) yang digagas oleh Palang Merah Indonesia (PMI) bersama Palang Merah Amerika Serikat (American Red Cross/Amcross). Program ini menjadi langkah inovatif dalam membangun sistem deteksi dini bencana berbasis teknologi.
Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, menyambut langsung tim Amcross dan PMI Pusat di Balai Kota pada Rabu (23/10/2025). Ia menyampaikan rasa bangga atas kepercayaan yang diberikan kepada Kota Sukabumi untuk menjadi bagian dari proyek riset internasional ini.
“Inisiatif ini sangat positif. Kami siap memberikan dukungan penuh agar hasil riset bisa memperkuat kesiapsiagaan daerah terhadap potensi bencana,” ujar Ayep, Minggu (26/10/2025).
Riset ORC memanfaatkan teknologi kamera canggih yang dipasang di titik-titik sungai untuk mengirimkan data secara real-time. Kamera tersebut dilengkapi sistem komputer pintar yang dapat mengenali pola aliran air dan mendeteksi perubahan kondisi sungai yang berpotensi menimbulkan banjir.
Kepala Sub Pengurangan Risiko Bencana PMI Pusat, Dewi Ariyani, menjelaskan, Sukabumi dipilih karena karakteristik wilayahnya yang sesuai dengan kebutuhan riset dan komitmen pemerintah daerah dalam penguatan sistem mitigasi bencana.
“Sukabumi menjadi lokasi ideal karena memiliki sungai aktif dan jaringan pemangku kepentingan yang responsif terhadap isu kebencanaan,” jelas Dewi.
Sementara itu, Country Representative Amcross untuk Indonesia, Muchrizal Harris Ritonga, menuturkan bahwa riset ini tidak hanya berfokus pada teknologi, tetapi juga pada pembangunan ekosistem kesiapsiagaan masyarakat berbasis data dan kolaborasi.
“Selama enam bulan, kamera akan mengirimkan data untuk mempelajari karakter sungai. Nantinya data ini akan dikombinasikan dengan informasi cuaca agar sistem peringatan dini semakin akurat,” ujarnya.
Ketua PMI Kota Sukabumi, Sunarto Sumowiryo, menambahkan bahwa riset ini menjadi yang pertama di Indonesia dan akan dilakukan di Sungai Cisuda.
“Kami merasa terhormat karena dipercaya menjalankan proyek ini. Ini bukan hanya kebanggaan, tapi juga tanggung jawab besar bagi Sukabumi,” tuturnya.
Melalui kolaborasi ini, Kota Sukabumi diharapkan menjadi contoh daerah yang mampu memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan memperkuat sistem mitigasi bencana di masa depan.*** (RAF)
Editor : M. Nabil