Wartain.com || Kecamatan Margahayu bersama Bhabinkamtibmas dan Babinsa Desa Sayati menggelar kerja bakti di wilayah RW 03 dan RW 05, Minggu (26/04/2026). Aksi ini jadi langkah nyata mencegah banjir yang kerap melanda kawasan tersebut.
Kegiatan melibatkan Bhabinkamtibmas Desa Sayati Bripka Budi H., Babinsa Serka Bangbang Hermawan, dan unsur Kecamatan Margahayu yang dipimpin langsung Camat Dr. Nur Hazanah, http://S.STP., http://M.Tr.IP., M.A.B. Warga setempat juga turun tangan membersihkan lingkungan.
Fokus kerja bakti adalah pembersihan saluran air, pengangkatan sampah yang menyumbat, dan normalisasi drainase. Tujuannya memastikan aliran air lancar saat hujan deras sehingga genangan tidak lagi jadi langganan.
Bripka Budi H. menegaskan, kehadiran Polri bukan hanya soal keamanan. Polisi juga hadir dalam kegiatan sosial kemasyarakatan sebagai bentuk kesigapan dan kepedulian pada warga yang sering terdampak banjir di musim hujan.
Senada, Babinsa Serka Bangbang Hermawan menyebut kebersamaan TNI, Polri, pemerintah, dan masyarakat adalah kunci. Gotong royong seperti ini harus digalakkan terus agar dampak pencegahan banjir bisa dirasakan jangka panjang.
Camat Margahayu Dr. Nur Hazanah mengapresiasi sinergi lintas unsur tersebut. Ia berharap kerja bakti tidak berhenti sebagai kegiatan insidental, melainkan jadi budaya rutin yang tumbuh dari kesadaran kolektif warga.
Menurutnya, menjaga kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Drainase yang bersih dan bebas sampah akan mengurangi risiko luapan air ke permukiman, terutama di titik rawan seperti RW 03 dan RW 05.
Kolaborasi ini diharapkan membuat wilayah Desa Sayati lebih siap menghadapi musim hujan. Selain bebas genangan, lingkungan yang bersih juga menciptakan suasana sehat dan nyaman bagi seluruh warga.
Kegiatan berlangsung kompak sejak pagi. Warga, aparat, dan jajaran kecamatan bahu-membahu mengangkat lumpur, memotong rumput liar, serta memastikan saluran sekunder tersambung baik ke pembuangan utama.
Dengan aksi nyata ini, Kecamatan Margahayu menegaskan komitmennya: pencegahan banjir harus dimulai dari langkah kecil yang konsisten, bukan menunggu bencana datang baru bergerak.***
Editor : M. Nabil
(MNL/Biro Bandung)