DJ Asal Sukabumi Alami Dugaan Pelecehan dan PHK Sepihak di Dumai, Video CCTV Meledak di Media Sosial

Date:

Bisnisnews.net || Seorang DJ perempuan asal Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, berinisial SN (31), tengah mencari keadilan setelah mengalami dugaan pelecehan seksual sekaligus pemutusan hubungan kerja sepihak di sebuah tempat hiburan malam di Dumai, Riau. Insiden yang menimpanya mendadak viral setelah rekaman CCTV tersebar di TikTok dan sudah ditonton lebih dari 8 juta kali.

Peristiwa itu terjadi pada Senin (14/10/2025) dini hari. Saat tengah tampil di atas panggung sekitar pukul 02.30 WIB, seorang tamu laki-laki tiba-tiba melompat naik dan mencoba menyentuh bagian tubuh SN.

“Saya lagi fokus perform. Tiba-tiba tamu itu naik dan mencoba memegang area sensitif saya. Saya sudah menghindar, tapi security malah lambat bergerak,” cerita SN, Selasa (18/11/2025).

Meski sudah mundur, upaya menghindar itu tidak sepenuhnya berhasil. Sentuhan dari tamu tersebut tetap mengenai area sensitifnya dan membuat SN refleks menurunkan volume musik beberapa detik untuk memintanya turun dari panggung.

“Tamu itu enggak bicara apa-apa, cuma nyawer sambil ketawa. Setelah itu, teman-temannya ikut naik dan bikin suasana makin kacau. Itu semua terekam jelas di CCTV,” tambahnya.

Karier Terganggu Usai Insiden: Dipecat Tanpa Prosedur

Bukan hanya mengalami pelecehan, SN justru mendapat perlakuan yang menurutnya tidak adil dari pihak manajemen. Hanya beberapa jam setelah kejadian, ia dipanggil oleh pemilik tempat hiburan tersebut dan langsung diberhentikan.

“Sore harinya saya dipanggil. Owner bilang saya salah karena nurunin volume musik dan dianggap enggak punya attitude,” tuturnya.

Padahal, kata SN, tindakan itu ia lakukan karena merasa terancam dan tidak mendapat perlindungan dari pihak keamanan.

“Dalam SOP jelas harusnya ada SP1, SP2, baru SP3. Tapi saya langsung diputus kontrak. Tidak masuk akal,” kata perempuan yang sudah 10 tahun berkarier sebagai DJ ini.

Kontrak SN sebenarnya masih berjalan hingga Februari 2026, namun setelah pemecatan ia mengaku tidak menerima pembayaran penuh.

“Empat hari kerja tidak dibayarkan. Yang dibayar hanya enam hari itu saja,” ujarnya.

SN: Baru Kali Ini Saya Mengalami Pelecehan Saat Perform

Selama satu dekade profesional sebagai DJ, SN menegaskan bahwa kejadian di Dumai merupakan pengalaman paling buruk yang pernah ia alami.

“Saya tidak kenal pelaku. Tapi kelihatannya orang itu memang sering datang ke sana,” ucapnya.

Pelaku disebut sempat meminta maaf, namun SN merasa permintaan maaf itu tidak menutup perlakuan tidak memadai dari pihak manajemen.

“Saya butuh perlindungan, bukan justru dipecat,” tegasnya.

Langkah Hukum Mulai Ditempuh

SN telah melaporkan peristiwa ini ke Komnas Perempuan dan berencana membuat laporan resmi ke Polres Sukabumi Kota.

“Saya ingin hak saya dipulihkan. Dan untuk pelaku, saya ingin ada proses hukum yang jelas,” ujarnya.

Kasus ini mendapat perhatian publik usai cuplikan CCTV memperlihatkan secara jelas tindakan tidak pantas dari tamu yang naik ke panggung saat SN sedang bekerja. Rekaman itu kini menjadi bukti penting dalam laporan yang disiapkannya.***(RAF)

Editor : M. Nabil

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Menjaga Nalar Publik: Membasuh Kebencian dengan Energi Ilahi

Wartain.com – Langkah Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) menutup...

Menjaga Nalar Publik: Membasuh Kebencian dengan Energi Ilahi

Bisnisnews.net – Langkah Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) menutup...

Inflasi Kota Sukabumi Tembus 3,74 Persen, Konsumsi Barang Nonpokok Jadi Pemicu

Bisnisnews.net - Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, mengungkapkan...

BKPSDM Kabupaten Sukabumi Peringati Hari Pendidikan Nasional 2026, Dorong Pendidikan Bermutu untuk Semua 

Bisnisnews.net – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia...