Dapur MBG Cikaret Jadi Sorotan, Menu Bergizi Disajikan dengan Sentuhan Estetika

Date:

Bisnisnes.net || Di tengah maraknya laporan dugaan keracunan makanan di sejumlah daerah, Program Makanan Bergizi (MBG) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cikaret, Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi, justru menuai apresiasi. Pasalnya, dapur pengelola MBG di wilayah tersebut menghadirkan menu sehat dengan penyajian menarik yang membuat para siswa antusias.

Setiap hidangan dari Dapur Sedia Sukses Sukses — pengelola program MBG di Cikaret — disiapkan dengan tampilan yang rapi dan bentuk lucu, tanpa mengabaikan unsur gizi. Inovasi ini ternyata berhasil menarik minat para siswa untuk menikmati makanan bergizi dengan penuh semangat.

Rindu, siswi kelas VII SMP IT Al-Khoiriyah Al Husna, mengaku sangat menyukai menu yang disajikan.

“Enak semua, saya suka banget. Cuma porsinya kurang banyak,” ujarnya dengan wajah gembira, Jumat (10/10/2025).

Menurutnya, menu seperti chicken katsu dan nasi kuning menjadi favorit di antara teman-temannya.

“Pernah sampai makan empat porsi nasi kuning, soalnya teman saya nggak habis. Sayang kalau dibuang,” tuturnya.

Hal senada disampaikan Zaki, siswa kelas IX di sekolah yang sama. “Rasanya enak banget, paling suka ayam dan mie ayam. Pernah juga minta ke ibu di rumah supaya masak seperti MBG,” katanya.

Pada Jumat itu, menu yang dibagikan berupa chicken steak saus barbeque, potato wedges, buah anggur, dan sayuran segar.

Kolaborasi Chef, Ahli Gizi, dan Gen Z

Pemilik Yayasan Sedia Sukses sekaligus pengelola dapur, Sandra Kirana Wedaswara (32), menjelaskan bahwa strategi penyajian yang menarik memang dirancang sejak awal.

“Kami ingin makanan sehat tidak hanya bergizi tapi juga enak dilihat. Karena anak-anak itu makan pakai mata dulu,” ungkapnya.

Sandra menyebut dapur MBG Cikaret mulai beroperasi pada 21 Agustus dan saat ini melayani 3.774 penerima manfaat. Dalam prosesnya, dapur ini melibatkan chef profesional, ahli gizi, serta tim kreatif muda dari kalangan Gen Z.

“Ahli gizi memastikan komposisi nutrisi, chef bertanggung jawab pada cita rasa, sementara tim kreatif mengatur tampilan agar menarik,” jelasnya.

Ia menambahkan, pendekatan kreatif ini terbukti efektif mengubah pandangan siswa terhadap makanan sehat.

“Awalnya banyak yang menganggap makanan bergizi itu hambar. Tapi setelah kami ubah tampilannya, mereka malah ketagihan,” ujarnya.

Sandra juga menceritakan adanya interaksi unik antara siswa dan dapur melalui “surat cinta” di grup daring, tempat siswa menyampaikan ide atau permintaan menu.

“Salah satu yang sempat viral itu permintaan anggur muscat. Walau mahal, tetap kami penuhi karena semangat mereka luar biasa,” katanya.

Tak jarang, muncul kisah lucu dari para penerima manfaat. Salah satu siswa, katanya, sempat mengira buah anggur muscat sebagai tomat.

“Akhirnya nggak dimakan, padahal itu buah favorit anak-anak lain,” ujarnya sambil tertawa.

Dari sisi keamanan pangan, Sandra memastikan semua proses memasak mengikuti standar kebersihan ketat. Chef yang bertugas berpengalaman menangani katering dengan kapasitas hingga 11 ribu porsi per hari. Saat ini, Dapur Sedia Sukses tengah dalam proses memperoleh Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) dan Sertifikat Halal.

Sebagai bentuk apresiasi, dapur juga memberikan penghargaan kepada siswa yang aktif membuat konten positif mengenai program MBG.

“Sekolah Al-Khoiriyah kami nobatkan sebagai Best Content of The Month. Kami ingin semangat positif ini terus menular,” tutup Sandra.***(RAF)

Editor : M. Nabil

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Membaca Riak di Permukaan “Pesta Babi”: Mengapa Suara NGO Riuh di Sini, Tapi Sunyi di Freeport?

Oleh : Dede Heri, Sekjen Rumah Literasi Merah PutihBisnisnews.net...

Takdir, Kecelakaan, dan Ruang yang Masih Bisa Kita Jaga

Bisnisnews.net - Kematian adalah satu-satunya hal pasti yang menanti...

Tiga Tipe Manusia dalam Menghadapi Ilmu: Dari Lalai hingga Bertanggung Jawab

Bisnisnews.net – Setiap orang punya cara berbeda dalam menyikapi...

Generasi Scroll: Ketika Fokus Mudah Hilang di Era Konten Pendek

Bisnisnews.net – Istilah _brain rot_ kini sering muncul untuk...