Bisnisnews.net_Sebanyak 202 mahasiswa STISIP Widyapuri Mandiri Sukabumi resmi diberangkatkan untuk mengikuti program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun Akademik 2025–2026.
Pelepasan peserta dilakukan langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, SH., MM., di GOR Pemuda Cisaat, Sabtu (25/7/2026). Mahasiswa peserta KKN tersebut akan melaksanakan pengabdian di 10 desa dan satu kelurahan di wilayah Kecamatan Jampangkulon.
Selama pelaksanaan KKN, para mahasiswa diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah sekaligus berperan aktif dalam mendukung pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. Dalam arahannya, Sekda H. Ade Suryaman menekankan pentingnya menjaga nama baik institusi pendidikan selama menjalankan tugas di tengah masyarakat.
Menurutnya, keberhasilan program KKN tidak hanya ditentukan oleh terlaksananya kegiatan yang telah direncanakan, tetapi juga oleh kemampuan mahasiswa membangun hubungan yang baik dengan masyarakat serta memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.
Ia meminta para peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengaplikasikan pengetahuan yang dimiliki, menjaga komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah desa maupun masyarakat, serta turut membantu berbagai kebutuhan pelayanan, termasuk dalam penyelesaian administrasi masyarakat.
“Mahasiswa harus mampu menjadi contoh di tengah masyarakat dengan menjunjung tinggi etika, sopan santun, dan semangat melayani. Jadikan KKN sebagai wadah belajar sekaligus mengabdi,” ujar Sekda.
Selain itu, H. Ade Suryaman mengajak mahasiswa menjadi agen perubahan yang mampu menghadirkan gagasan kreatif dan solusi inovatif terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat desa. Semangat kolaborasi dan kepedulian sosial dinilai menjadi bekal penting dalam mendukung percepatan pembangunan daerah.
Sementara itu, Ketua Dewan Pembina STISIP Widyapuri Mandiri Sukabumi, Drs. H. Iyos Somantri, M.Si., menyampaikan bahwa KKN merupakan bagian penting dari proses pendidikan yang memberikan ruang bagi mahasiswa untuk menguji kemampuan akademik dalam kehidupan nyata.
Menurutnya, melalui program tersebut mahasiswa diharapkan mampu membangun sinergi dengan masyarakat, bekerja secara profesional, serta menghasilkan program yang memberikan manfaat langsung bagi desa tempat mereka mengabdi.
Pelaksanaan KKN Tahun Akademik 2025–2026 diharapkan semakin memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, Pemerintah Kabupaten Sukabumi, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan desa yang berkelanjutan.
Kehadiran mahasiswa diharapkan mampu menjadi penggerak berbagai inovasi dan pemberdayaan masyarakat demi meningkatkan kualitas pelayanan serta kesejahteraan warga di Kabupaten Sukabumi.***
Editor : M. Nabil
(IFU)