Bisnisnews.net — Pemerintah akan memulai tahapan verifikasi dan validasi terhadap 24 ribu lebih bangunan Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih) yang sudah rampung dibangun. Langkah ini untuk memastikan seluruh fasilitas sesuai spesifikasi yang ditetapkan.
Hal itu disampaikan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dalam konferensi pers di Kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Senin (14/9/2026).
“Tahapan verifikasi dan validasi Koperasi Desa Merah Putih, yang sudah dibangun 24 ribu sekian bangunan. Nah, ini perlu dilakukan verifikasi, sesuai enggak dengan standar spek yang ada,” kata Tito.
Melibatkan Kemendagri, PU, BPKP dan APIP
Tito menjelaskan proses verifikasi dimulai dari persetujuan kepala desa. Setelah itu, pengecekan dilakukan oleh Kementerian PU bersama BPKP dan Aparat Pengawas Internal Pemerintah atau APIP.
“Nah, setelah diverifikasi apakah ini sesuai spek atau enggak, baru nanti berita acara serah terima ke desa,” ujarnya.
Ruang lingkup verifikasi tidak hanya bangunan. Tim juga akan mengecek tata letak, gudang, hingga kendaraan pendukung koperasi.
“Bangunannya. Bangunannya mungkin letaknya, kemudian apanya, apa kendaraannya, sesuai dengan spek, sesuai harapan enggak. Kira-kira gitu. Kalau enggak sesuai ya nanti mungkin akan dari tim itu, ya mungkin diperbaiki,” jelas Tito.
Jika ditemukan ketidaksesuaian, berkas akan dikembalikan ke kepala desa untuk diperbaiki terlebih dahulu sebelum dilakukan serah terima.
“Tapi kalau seandainya itu enggak sesuai, belum spek, dikembalikan lagi untuk diperbaiki. Nah ini tahapan ini, tapi nanti kita akan follow up dengan zoom meeting spesifik nantinya, dengan daerah-daerah tertentu di titik-titik tertentu,” tutur Tito.
18 Ribu Kopdes Ditarget Rampung Verifikasi Akhir September
Sementara itu, Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyebut dari data sistem, sebanyak 23 ribu lebih Kopdes sudah 100% selesai. Sementara berdasarkan surat PT Agrinas Pangan Nusantara, sekitar 18 ribu unit sudah siap diverifikasi.
“Menurut catatan di sistem informasi manajemen koperasi desa yang sudah 100% selesai, 23 ribuan, dan yang menurut surat dari PT. Agrinas Pangan Nusantara yang sudah siap untuk dilakukan verifikasi validasi sekitar 18 ribuan,” ujar Ferry.
Pemerintah menargetkan seluruh proses verifikasi dan validasi selesai akhir September 2026. Jika lolos, tahap selanjutnya adalah penandatanganan berita acara serah terima kepada kepala desa.
“Nanti yang sudah kemudian disampaikan kepada BPKP dan dibantu dengan APIP. Dan diharapkan di akhir bulan September ini sudah selesai, rampung, dan kemudian nanti baru dilaksanakan proses berita acara serah terima dengan desa, dalam hal ini para kepala desa,” pungkas Ferry.
Dengan adanya verifikasi ini, pemerintah berharap Kopdes Merah Putih benar-benar siap beroperasi dan memberikan manfaat nyata bagi ekonomi desa.***
Editor: M. Nabil
(Aab)