Bisnisnews.net – Suasana berbeda terasa di Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, pada Sabtu (11/7/2026). Rangkaian peringatan HUT Bhayangkara ke-80 tingkat Polsek Ciemas tidak hanya diisi upacara, tetapi juga deretan kegiatan yang mengangkat nilai kebersamaan, olahraga, dan budaya lokal.
Panggung utama kegiatan diisi oleh Turnamen Bola Voli Piala Kapolsek Ciemas. Sebanyak 19 tim dari berbagai penjuru Kabupaten Sukabumi dan wilayah sekitarnya ambil bagian. Kini turnamen tersebut sudah memasuki babak semifinal dan terus menyedot perhatian warga.
Nama-nama tim yang berlaga cukup beragam. Ada Macan Kondang, Magati, Povusitu, Mahmoy, Mahmud, Rarciga, Lobbers, PGRI Ciemas, Baret Biru Palabuhanratu, Waspada 67, Madani, Matebu, ITOUFA Jampangkulon, Gacor, TMJ, B-One, PIM, CLM, dan satu tim undangan lainnya. Persaingan berlangsung ketat namun tetap sportif.
Kapolsek Ciemas, AKP Deni Miharja, menyebut kegiatan ini sebagai bentuk implementasi arahan Kapolda Jawa Barat. Menurutnya, Polri saat ini dituntut hadir lebih dekat dengan masyarakat melalui kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan warga.
“Turnamen ini kami gelar dalam rangka HUT Bhayangkara ke-80. Kami menindaklanjuti program Kapolda Jabar agar Polri semakin adaptif, responsif, dan solutif dalam melayani masyarakat,” jelas AKP Deni di sela kegiatan.
Selain adu spike di lapangan voli, Polsek Ciemas juga menghadirkan *perlombaan tradisional. Ada tarik tambang dan balap karung yang pesertanya bukan hanya warga biasa.
Deretan ibu-ibu Forkopimcam Ciemas, tenaga kesehatan dari Puskesmas Tamanjaya, anggota Bhayangkari, hingga tim istri anggota DPRD Kabupaten Sukabumi turut ambil bagian. Tawa dan sorak sorai mewarnai setiap pertandingan.
Kehadiran unsur lintas instansi ini sengaja dirancang panitia. Tujuannya sederhana, membangun kedekatan emosional antara aparat, pemerintah, dan masyarakat dalam suasana yang santai dan kekeluargaan.
Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, Andri Hidayana, memberikan apresiasi tinggi. Ia menilai, Polri melalui Polsek Ciemas berhasil mengemas peringatan HUT Bhayangkara dengan cara yang membumi.
Andri juga menyoroti keterlibatan istrinya dalam lomba tradisional. “Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi bersama ibu-ibu Bhayangkari dan dari berbagai instansi. Melalui perlombaan yang diadakan Polsek Ciemas, kami ingin menunjukkan kedekatan dan sinergi dengan institusi Polri dalam suasana penuh kebersamaan,” ujarnya.
Lebih jauh, AKP Deni menekankan bahwa semangat HUT Bhayangkara tahun ini sejalan dengan visi Kapolda Jabar. Polri diharapkan adaptif terhadap karakteristik wilayah, responsif terhadap keluhan warga, dan mengedepankan restorative justice. Penegakan hukum ditempatkan sebagai opsi terakhir atau ultimum remedium.
Dengan rangkaian voli, lomba tradisional, dan silaturahmi lintas elemen, peringatan HUT Bhayangkara ke-80 di Ciemas menjadi bukti bahwa kedekatan Polri dan masyarakat bisa dirajut melalui hal-hal sederhana. Olahraga dan tradisi menjadi jembatan untuk membangun kepercayaan dan persaudaraan yang lebih kuat.***
Editor : M. Nabil
(IFU)