Bisnisnews.net – Selama dua hari, 4-5 Juli 2026, Aula BKPSDM Kabupaten Sukabumi menjadi pusat konsolidasi Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Sukabumi. Upgrading dan Rapat Kerja Periode 2026/2027 digelar sebagai pembuka langkah kepengurusan baru.
Bukan sekadar berkumpul. Forum ini dirancang untuk menyamakan frekuensi 14 bidang di tubuh HMI Cabang Sukabumi. Tujuannya satu: membangun arah gerak yang jelas, terukur, dan berdampak.
Tema yang diusung cukup tegas: “Meneguhkan Kepemimpinan Transformatif melalui Penguatan Kapasitas Pengurus dan Perencanaan Strategis menuju HMI Cabang Sukabumi yang Adaptif, Inovatif, dan Produktif”.
Ketua Umum HMI Cabang Sukabumi, Ade Roni Ronaldo, menyebut forum ini sebagai “ruang lahirnya komitmen”. Komitmen untuk keluar dari pola rutinitas dan masuk ke kerja-kerja nyata.
“Rapat kerja ini menjadi ruang konsolidasi sekaligus forum perencanaan untuk memastikan setiap program yang disusun mampu memberikan manfaat nyata, baik bagi penguatan internal HMI maupun sebagai bentuk kontribusi organisasi terhadap pembangunan dan pemberdayaan masyarakat,” tegasnya.
Di sesi upgrading, pengurus tidak hanya duduk mendengar. Mereka digembleng dengan materi kepemimpinan, tata kelola organisasi, administrasi, sampai advokasi kebijakan publik. Semua disampaikan narasumber yang punya pengalaman langsung di lapangan.

Harapannya sederhana: melahirkan pengurus yang melek gagasan, kuat manajerial, dan berani mengambil peran di ruang publik. Karena tantangan hari ini tidak bisa dijawab hanya dengan semangat.
Masuk sesi Raker, tiap bidang maju memaparkan program. Ada target, ada indikator, ada waktu. Diskusinya tajam. Tujuannya agar program tidak berhenti sebagai wacana, tapi benar-benar dieksekusi.
HMI Cabang Sukabumi ingin menegaskan identitasnya. Organisasi ini harus adaptif terhadap perubahan zaman, inovatif dalam membaca masalah, dan produktif dalam melahirkan solusi.
Fokusnya tidak hanya ke internal kader. HMI juga menempatkan diri sebagai bagian dari masyarakat Sukabumi. Setiap program diharapkan menyentuh isu riil: pendidikan, sosial, ekonomi, hingga kebijakan publik.
“Kita tidak mau jadi organisasi yang hanya kuat di forum. Kita harus hadir di tengah masyarakat, menjadi mitra kritis sekaligus konstruktif bagi pemerintah daerah,” lanjut Ade Roni.
Dengan ditutupnya Upgrading dan Raker ini, masa kerja 2026/2027 resmi dimulai. Dari aula ini, HMI Cabang Sukabumi membawa pulang bukan hanya program kerja, tapi juga semangat baru untuk bergerak dan memberi dampak.***
Editor : M. Nabil
(Aab)