Bisnisnews.net – Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Dewi Asmara, memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan Camp Religi Pemuda Masjid Dunia yang kembali digelar di Kabupaten Sukabumi. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi wadah strategis dalam membangun karakter generasi muda yang religius, inklusif, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi.
Dewi Asmara menegaskan bahwa keberadaan pemuda masjid tidak boleh dipandang sebagai kelompok yang eksklusif. Sebaliknya, pemuda masjid harus mampu hadir di tengah masyarakat dan berkolaborasi dengan berbagai elemen kepemudaan untuk menciptakan dampak positif bagi lingkungan sekitar.
“Remaja masjid bukan sesuatu yang eksklusif. Justru karena ingin berbuat lebih banyak, mereka harus mampu menyeimbangkan hubungan dengan Allah SWT (hablum minallah) dan hubungan dengan sesama manusia (hablum minannas),” ujarnya saat menghadiri kegiatan Camp Religi Pemuda Masjid Dunia di Pusbangdai Cikembang, Kabupaten Sukabumi.
Menurutnya, kegiatan yang mempertemukan pemuda masjid dengan berbagai kalangan pemuda di Sukabumi tersebut menjadi sarana mempererat persatuan serta membangun generasi muda yang religius dan berkontribusi bagi kemajuan daerah.
“Melalui kegiatan seperti ini, pemuda masjid dapat bersatu dengan seluruh pemuda di Sukabumi untuk bersama-sama membangun generasi yang berakhlak, religius, dan membawa Sukabumi menjadi daerah yang semakin mubarak,” katanya.
Dewi juga menegaskan pentingnya dukungan berkelanjutan terhadap kegiatan kepemudaan. Ia menilai pemuda merupakan aset bangsa yang perlu mendapatkan ruang dan fasilitas agar dapat berkembang serta berpartisipasi aktif dalam pembangunan.
“Pemuda harus terus didukung. Sebaik-baiknya pemuda tetap membutuhkan dukungan agar dapat berkembang lebih maju dan berkontribusi secara positif bagi masyarakat,” ungkapnya.
Terkait penyelenggaraan Camp Religi yang rutin dilaksanakan di Sukabumi, Dewi menilai fasilitas dan sarana yang tersedia di Pusbangdai Cikembang sangat mendukung berbagai kegiatan kepemudaan. Menurutnya, keberadaan fasilitas tersebut merupakan bentuk nyata dukungan Pemerintah Kabupaten Sukabumi terhadap pengembangan generasi muda.
Ia menjelaskan, selain menjadi lokasi Camp Religi, kawasan Pusbangdai juga sering digunakan untuk berbagai kegiatan kepemudaan lainnya, mulai dari pembinaan organisasi pemuda, kegiatan pencak silat, hingga pelatihan bagi calon pekerja migran Indonesia.
“Pusbangdai telah menjadi pusat berbagai aktivitas kepemudaan. Ini menunjukkan bahwa sarana dan prasarana yang ada sangat mendukung pengembangan potensi generasi muda, termasuk kegiatan Camp Religi Pemuda Masjid Dunia,” jelasnya.
Dewi Asmara berharap kegiatan tersebut terus berlanjut dan semakin memberikan manfaat bagi masyarakat. Ia menilai Camp Religi tidak hanya menjadi ajang pembinaan keagamaan, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa Pemuda Masjid Dunia mampu berbaur dan bersinergi dengan seluruh elemen pemuda dalam membangun masyarakat yang harmonis dan berdaya saing.
“Camp Religi ini menunjukkan bahwa Pemuda Masjid Dunia hadir dan bermasyarakat bersama seluruh pemuda Sukabumi. Semangat kebersamaan inilah yang harus terus dijaga untuk membangun masa depan yang lebih baik,” pungkasnya.***
Editor : M. Nabil
(IFU)