Mati Listrik Mendadak Lumpuhkan Jabar, Warga Sumedang-Sukabumi-Bandung Barat Keluhkan Aktivitas Terganggu

Date:

Bisnisnews.net – Pemadaman aliran listrik secara mendadak melanda sejumlah wilayah di Provinsi Jawa Barat pada Rabu, 10/6/2026. Kejadian ini memicu keluhan masyarakat karena aktivitas sehari-hari mendadak lumpuh akibat tidak adanya pasokan daya.

Berdasarkan laporan yang dihimpun, durasi mati listrik bervariasi di tiap daerah. Ada yang berlangsung beberapa jam, ada pula yang pasokan listriknya belum kunjung normal hingga berita ini diterbitkan.

Kabupaten Sumedang menjadi salah satu daerah paling terdampak. Warga di Sumedang harus merasakan pemadaman sejak pagi hari mulai pukul 08.00 WIB hingga 13.00 WIB. Kondisi ini mengganggu produktivitas warga, terutama pekerja yang bergantung pada perangkat elektronik.

Ibu kota provinsi Jawa Barat, Kota Bandung, juga tidak luput. Di kawasan Cibiru dan Cilengkrang, pemadaman baru terjadi siang menjelang sore. Arus listrik terputus mulai pukul 14.00 WIB dan baru kembali normal pada pukul 17.30 WIB.

Kondisi serupa dirasakan warga Cipatik, Kabupaten Bandung Barat. Di wilayah ini aliran listrik mulai padam sejak sore sekitar pukul 17.30 WIB. Hingga berita ini diterbitkan, Cipatik dilaporkan masih gelap gulita karena listrik belum menyala kembali.

Wilayah Sukabumi juga mengalami nasib yang sama. Warga Sukabumi melaporkan pemadaman terjadi tiba-tiba dan berlangsung dalam durasi cukup lama, sama seperti daerah terdampak lainnya di Jabar.

Pemadaman bergilir ini berdampak luas. Aktivitas belajar daring, usaha mikro kecil menengah UMKM, layanan kesehatan, hingga transaksi digital ikut terganggu. Banyak warga mengeluhkan kerugian ekonomi akibat barang dagangan rusak dan pekerjaan tertunda.

Ketidakpastian masih menyelimuti masyarakat terdampak pada tengah pekan ini. Warga berharap ada kepastian kapan aliran listrik benar-benar pulih normal di seluruh wilayah.

Hingga Rabu 10/6/2026 malam, belum ada keterangan atau rilis resmi dari pemerintah maupun otoritas terkait seperti PLN. Penyebab pasti pemadaman listrik bergilir tersebut belum diumumkan ke publik.

Absennya informasi resmi membuat warga kesulitan merencanakan aktivitas. Tanpa jadwal pemadaman yang jelas, masyarakat tidak bisa mengantisipasi dengan genset, power bank, atau penjadwalan ulang pekerjaan.

Masyarakat Jabar berharap PLN segera memberikan penjelasan transparan. Informasi penyebab, titik lokasi terdampak, dan estimasi waktu pemulihan penting untuk mengurangi keresahan dan kerugian warga.

Sementara menunggu kepastian dari pihak berwenang, warga diimbau tetap waspada dan mencabut peralatan elektronik saat listrik padam untuk menghindari korsleting saat arus kembali normal. Pemkab dan Pemkot diharapkan ikut memfasilitasi informasi ke warganya.***

Editor : M. Nabil

(Aab)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Kota Bandung Tuan Rumah Konprov PWI Jabar 2026, Farhan: Momentum Dongkrak Kualitas Jurnalisme Daerah

Bisnisnews.net – Kota Bandung kembali dipercaya jadi pusat kegiatan...

Sekda dan Sekolah Pasca Sarjana UNPAK Bahas Program Studi Lanjutan, Wujudkan ASN Inovatif dan Berdaya Saing

Bisnisnews.net - Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman menerima...

Pemkot Sukabumi Perkuat Program Pemberdayaan dan Atensi Sosial Lewat 12 PAS

Bisnisnews.net - Upaya Pemerintah Kota Sukabumi dalam meningkatkan kesejahteraan...

Persiapan Berbulan-bulan Terhambat Pemadaman Listrik, Tangis Peserta OSN Sukabumi Jadi Sorotan

Bisnisnews.net - Video tangis seorang siswi SD Negeri Gandasoli,...