Persiapan Berbulan-bulan Terhambat Pemadaman Listrik, Tangis Peserta OSN Sukabumi Jadi Sorotan

Date:

Bisnisnews.net – Video tangis seorang siswi SD Negeri Gandasoli, Kecamatan Cireunghas, Kabupaten Sukabumi, usai mengikuti Olimpiade Sains Nasional (OSN) menjadi perbincangan di media sosial. Siswi bernama Nadya Putrinda Paramita itu menangis karena tidak dapat menyelesaikan ujian akibat gangguan listrik yang terjadi saat pelaksanaan kompetisi.

Peristiwa tersebut terjadi pada sesi terakhir OSN mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Saat peserta tengah fokus mengerjakan soal, sistem ujian berbasis komputer mulai mengalami gangguan sebelum akhirnya aliran listrik padam.

Pengawas OSN SDN Gandasoli, Isop Sopiah, menjelaskan bahwa kendala teknis mulai dirasakan peserta ketika perangkat komputer tidak merespons secara normal. Beberapa peserta bahkan sempat keluar dari sistem ujian dan harus masuk kembali.

“Awalnya ada siswa yang melaporkan komputernya mengalami gangguan. Tidak lama kemudian listrik padam sehingga seluruh perangkat tidak bisa digunakan,” ujar Isop, Rabu (10/6/2026).

Pihak sekolah berupaya menunggu hingga batas waktu ujian dengan harapan listrik kembali menyala. Namun hingga sesi berakhir, pasokan listrik belum juga pulih sehingga peserta tidak dapat melanjutkan pengerjaan soal.

Menurut Isop, sekolah tidak menerima informasi sebelumnya terkait adanya pemadaman listrik di wilayah tersebut. Akibatnya, tidak ada langkah antisipasi yang dapat dilakukan sebelum ujian berlangsung.

Gangguan tersebut berdampak pada tiga siswa SDN Gandasoli yang mengikuti OSN pada sesi siang hari, termasuk Nadia yang videonya kemudian viral di media sosial.

Padahal, ketiga peserta telah menjalani pembinaan secara intensif sejak awal tahun. Selama kurang lebih enam bulan, mereka mempersiapkan diri melalui berbagai latihan dan pendampingan guna menghadapi ajang kompetisi tingkat nasional tersebut.

Bagi Nadia, situasi itu menjadi pengalaman yang sulit dilupakan. Ia mengaku sempat berpikir listrik akan segera menyala sehingga ujian bisa kembali dilanjutkan. Namun harapan tersebut perlahan berubah menjadi kecemasan ketika waktu pengerjaan terus berkurang.

“Awalnya saya santai karena mengira hanya sebentar. Tapi ketika waktu yang tersisa semakin sedikit, saya mulai khawatir,” kata Nadia.

Saat gangguan terjadi, Nadia telah mengerjakan sekitar 40 soal dari total 60 soal yang tersedia. Ia pun hanya bisa menunggu bersama peserta lainnya hingga waktu ujian berakhir.

Meski merasa kecewa, Nadia memilih menerima keadaan yang terjadi. Siswi tersebut berharap ke depan terdapat koordinasi yang lebih baik apabila akan dilakukan pemadaman listrik, terutama saat berlangsung kegiatan penting seperti ujian.

“Kalau memang tidak bisa diulang saya ikhlas. Tapi mudah-mudahan kalau ada pemadaman bisa diberitahukan sebelumnya supaya sekolah dan peserta bisa bersiap,” tuturnya.

Peristiwa yang dialami Nadia menjadi perhatian publik karena menggambarkan besarnya harapan dan usaha yang telah dilakukan para peserta OSN. Setelah berbulan-bulan mempersiapkan diri, mereka harus menghadapi kendala yang terjadi di luar kemampuan mereka untuk mengatasinya.***(RAF)

Editor : M. Nabil

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Pemkot Sukabumi Perkuat Program Pemberdayaan dan Atensi Sosial Lewat 12 PAS

Bisnisnews.net - Upaya Pemerintah Kota Sukabumi dalam meningkatkan kesejahteraan...

Menteri Imipas Dorong Program Bedah Rumah, Wujudkan Hunian Layak bagi Warga Prasejahtera

Bisnisnews.net - Komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat terus...

DP3A Kabupaten Sukabumi Dorong Perempuan Mandiri dan Berdaya di Hari Kewirausahaan dan UMKM Nasional 2026

Bisnisnews.net – Dalam rangka memperingati Hari Kewirausahaan dan UMKM...

Bupati Sukabumi Apresiasi Kementrian Imigrasi dan Permasyarakatan Warungkiara

Bisnisnews.net - Bupati Sukabumi H. Asep Japar memuji jajaran...