Alumni SMKN 1 Cimahi Buktikan Kualitas Vokasi, Dudi Kusmawan Kini Pimpin CEC Philips Teckwah Bandung

Date:

Bisnisnews.net – SMKN 1 Cimahi kembali menegaskan reputasinya sebagai sekolah vokasi unggulan. Salah satu buktinya adalah Dudi Kusmawan, alumni jurusan Teknik Transmisi lulusan 2008 yang kini dipercaya menjabat Kepala Cabang CEC Philips Teckwah Bandung.

Bagi Dudi, nama SMKN 1 Cimahi sudah dikenal luas sejak ia duduk di bangku SMP. Saat itu, sekolah yang dulu bernama STM Pembangunan ini jadi incaran karena reputasi lulusannya yang siap kerja.

“Dulu, masuk STM Pembangunan itu favorit sekali. Bukan hanya di Cimahi atau Jawa Barat, tapi juga dikenal secara nasional. Banyak orang ingin masuk ke sini karena lulusannya memang terbukti berhasil,” ujarnya, Jumat 29/05/2026.

Latar belakang keluarga sederhana membuat Dudi memilih SMK. Tujuannya jelas: cepat mandiri setelah lulus. Seleksi masuk SMKN 1 Cimahi waktu itu sangat ketat dengan standar akademik tinggi. Perjuangan itu terbayar lunas ketika ia merasakan kualitas pendidikan yang diberikan sekolah.

Menurut Dudi, kekuatan utama SMKN 1 Cimahi ada pada dua hal: fundamental ilmu dan pembentukan karakter siswa. Selama empat tahun belajar, ia dibekali ilmu dasar yang benar-benar dipakai di industri. Itu yang membuatnya tidak “kaget” saat pertama masuk dunia kerja.

“Ilmu dasar yang diajarkan di sekolah benar-benar dipakai di perusahaan. Jadi, ketika masuk dunia kerja, kami tidak kaget karena sudah punya fondasi yang kuat,” katanya.

Langkah awal karier Dudi dimulai dari program Praktik Kerja Lapangan PKL di Batam selama satu tahun. Dari posisi tenaga harian di perusahaan Penanaman Modal Asing, ia terus belajar dan beradaptasi. Berkat kemampuan adaptasi dan bekal dari sekolah, ia berhasil menapaki jenjang karier hingga duduk di posisi senior manajer.

Dudi menilai keberhasilan alumni SMKN 1 Cimahi tidak lepas dari kuatnya hubungan sekolah dengan dunia industri. Bahkan saat PKL dulu, kemampuan siswa SMKN 1 Cimahi sudah disetarakan dengan lulusan Diploma 1 dan Diploma 3 dari perguruan tinggi lain.

“Waktu PKL dulu, kami disamakan dengan lulusan D1 dan D3. Bahkan, beberapa teman saya sesama alumni sekarang juga memegang posisi penting di perusahaan nasional maupun multinasional,” ungkapnya.

Hampir dua dekade setelah lulus, Dudi masih memegang nilai-nilai yang ditanamkan SMKN 1 Cimahi. Baginya, sekolah bukan hanya tempat belajar keterampilan, tetapi juga ruang pembentukan karakter, kemandirian, dan mental bertahan hidup.

Ia pun menyambut positif program Sekolah Manusia Unggul atau “Sekolah Maung” yang digagas Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Menurutnya, program itu sejalan dengan kultur SMKN 1 Cimahi yang sejak dulu menekankan input siswa unggul, proses pembelajaran kuat, dan output berkualitas.

“Kalau ingin sekolah unggul, input siswanya juga harus unggul. Proses pembelajarannya harus kuat, standar akademiknya tinggi, dan karakter siswa juga dibentuk. Jadi, output-nya benar-benar berkualitas,” tuturnya.

Kisah Dudi menjadi bukti nyata konsistensi SMKN 1 Cimahi melahirkan SDM vokasi yang siap bersaing, dari level nasional hingga multinasional.***

Editor : M. Nabil

(Aab)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Harga Cabai Rawit Merah Naik, Bulog Pastikan Stok Pangan di Sukabumi Masih Aman

Bisnisnews.net - Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani,...

Belasan Dapur Program MBG di Sukabumi Dibekukan, 22 Ribu Penerima Manfaat Terdampak

Bisnisnews.net - Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di...

Menjaga Berkah di Setiap Ompreng Makan Bergizi Gratis

Bisnisnews.net || Sore itu, Sabtu, 30 Mei 2026, langit...

Macron Puji Pembukaan Pasar Indonesia untuk Produk Susu & Daging Sapi Prancis, Dorong CEPA UE-Indonesia Segera Berlaku

Bisnisnews.net – Presiden Prancis Emmanuel Macron menyatakan kepuasannya atas...