Bisnisnews.net || Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sukabumi mulai mematangkan persiapan peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026. Fokus utama adalah menjaga kondusivitas kawasan industri sekaligus memastikan aspirasi buruh tersalurkan dengan elegan.
Kepala Disnakertrans Kabupaten Sukabumi, Sigit Widarmadi, menegaskan hal itu saat ditemui di kantornya, Jumat (24/4/2026). Menurutnya, komunikasi intensif terus dibangun agar May Day 1 Mei nanti berlangsung aman, tertib, dan produktif.
Sigit menyebut pihaknya mengedepankan dialog tripartit yang melibatkan tiga unsur: pemerintah, serikat pekerja, dan pengusaha yang tergabung dalam Apindo. Skema ini dipilih untuk mencegah gesekan dan menciptakan pemahaman bersama.
“Fokus kita adalah bagaimana menjadikan May Day 2026 ini sebagai momentum penguatan hubungan industrial. Kami terus berkomunikasi dengan rekan-rekan serikat buruh agar perayaan dilakukan dengan kegiatan positif yang tidak mengganggu aktivitas publik maupun operasional pabrik,” ujar Sigit.
Kabupaten Sukabumi dikenal punya massa buruh besar karena banyaknya kawasan industri. Karena itu, Disnakertrans menyiapkan sejumlah agenda pendukung. Mulai dari dialog terbuka membahas isu ketenagakerjaan lokal, hingga kegiatan bakti sosial melibatkan buruh dan perusahaan.
Langkah antisipatif ini juga untuk menyerap aspirasi terkini dari pekerja. Isu upah, jaminan sosial, hingga kondisi kerja di lapangan jadi topik utama yang akan dibahas bersama dalam forum dialog menjelang May Day.
Selain menjaga peringatan tetap damai, Sigit menekankan pentingnya sinergi tripartit untuk keberlangsungan industri. Stabilitas saat May Day dinilai jadi sinyal positif bagi investor yang ingin menanamkan modal di Sukabumi.
“Kami ingin menunjukkan bahwa di Kabupaten Sukabumi, buruh dan pengusaha bisa berjalan beriringan. Pemerintah hadir sebagai jembatan agar hak-hak pekerja tetap terlindungi tanpa mengesampingkan pertumbuhan ekonomi daerah,” tegasnya.
Untuk pengamanan, Disnakertrans terus berkoordinasi dengan Polres Sukabumi dan Polres Sukabumi Kota. Pemetaan titik konsentrasi massa dilakukan agar arus lalu lintas tetap lancar dan potensi gangguan keamanan bisa dicegah sejak dini.
Dengan pendekatan dialog dan kegiatan positif, Disnakertrans berharap May Day 2026 di Sukabumi bukan hanya jadi ajang unjuk rasa, tapi juga momentum memperkuat kolaborasi buruh, pengusaha, dan pemerintah demi iklim industri yang sehat.***
Editor : M. Nabil
(Yosep)