May Day 2026, DPC SPN Sukabumi Tagih Janji Dewan Kesejahteraan Buruh dan Satgas PHK

Date:

Bisnisnews.net ||  Dewan Pimpinan Cabang Serikat Pekerja Nasional (DPC SPN) Kabupaten Sukabumi telah memfinalkan agenda peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026. Rangkaian kegiatan disusun intensif, mulai dari aksi penyampaian aspirasi hingga bakti sosial. Jumat, 24 April 2026.

Ketua DPC SPN Kabupaten Sukabumi, Budi Mulyadi, menyebut peringatan akan dimulai 28–30 April 2026. Pada tiga hari tersebut, SPN memfokuskan diri pada kegiatan sosial di perusahaan-perusahaan yang menjadi basis anggota.

“Kami akan mengadakan santunan bagi anak yatim piatu dan jompo di masing-masing lingkungan perusahaan DPC SPN,” kata Budi saat ditemui di kantor Disnakertrans Kabupaten Sukabumi.

Memasuki puncak peringatan pada 1 Mei, massa buruh SPN Sukabumi dijadwalkan berangkat ke Jakarta. Mereka akan menyuarakan sejumlah tuntutan krusial terkait regulasi ketenagakerjaan nasional.

Tuntutan utama yang dibawa mencakup desakan pengesahan RUU Ketenagakerjaan tanpa skema Omnibus Law. Selain itu, SPN juga mendorong ratifikasi Konvensi ILO dan penghapusan sistem kerja outsourcing yang dinilai merugikan buruh.

Tak hanya isu regulasi, Budi menegaskan pihaknya akan menagih janji Presiden Prabowo Subianto yang disampaikan pada peringatan May Day 2025 lalu. Dua janji itu hingga kini belum terealisasi.

“Kami menagih janji terkait pembentukan Dewan Kesejahteraan Buruh dan Satgas PHK. Hingga menjelang May Day 2026 ini, kedua poin tersebut belum juga terbentuk,” tegas Budi.

Menurut SPN, Dewan Kesejahteraan Buruh dan Satgas PHK penting untuk memberi perlindungan nyata bagi pekerja. Ketiadaan dua lembaga itu membuat posisi buruh masih rentan, terutama saat terjadi gelombang pemutusan hubungan kerja.

Setelah aksi 1 Mei, DPC SPN Sukabumi akan menutup rangkaian May Day dengan syukuran pada 2–3 Mei. Acara diisi kegiatan hiburan, olahraga, dan lomba memancing bagi anggota sebagai bentuk penguatan solidaritas.

Dengan agenda sosial, aksi, hingga syukuran, SPN berharap May Day 2026 jadi momentum konsolidasi buruh. Sekaligus penegasan bahwa janji perlindungan pekerja tidak boleh berhenti jadi wacana.***

Editor : M. Nabil

(Yosep)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Komisi IV DPRD Sukabumi Pastikan Kekurangan Insentif Guru PAUD Dibayar, Dorong Sistem Digital

Bisnisnews.net || Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi memastikan permasalahan...

May Day 2026, Disnakertrans Sukabumi Siapkan Dialog Tripartit Buruh-Pengusaha

Bisnisnews.net || Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten...

Menguji Nalar dan Nurani di Balik Polemik MBG dan KDMP

Oleh : Aam Abdul Salam, Sekjen PPJNA 98, Presidium...

Menguji Nalar dan Nurani di Balik Polemik MBG dan KDMP

Oleh : Aam Abdul Salam/Sekjen PPJNA 98, Presidium KAHMI...