Sekjen PPJNM Sebut, Sertifikasi Halal Produk UMKM di Garut Baru 15 Persen

Date:

Bisnisnews.net || Sekretaris Jenderal Perhimpunan Pergerakan Jejaring Nasional Milenial (PPJNM), Husen Azis, menyoroti pentingnya sertifikasi halal bagi produk UMKM di Kabupaten Garut. Menurut data terbaru dari Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Garut, dari total 158.000 pelaku UMKM yang tersebar di wilayah Garut, baru sekitar 15% yang memiliki sertifikasi halal.

Husen Azis menyampaikan bahwa rendahnya jumlah pelaku usaha yang memiliki sertifikasi halal menjadi tantangan serius yang harus segera ditangani.

“Produk UMKM Garut memiliki potensi yang sangat besar, namun sertifikasi halal masih menjadi tantangan utama. Harus ada perhatian khusus dari pemerintah daerah dan instansi terkait untuk mendukung pelaku usaha dalam mendapatkan sertifikasi tersebut,” ujar Husen Azis dalam keterangannya, Jumat (25/1/2025).

Ia menyoroti bahwa produk makanan khas Garut, seperti dodol, kerupuk kulit, dan produk olahan lainnya, menjadi produk unggulan yang sebenarnya memiliki peluang besar untuk menembus pasar nasional dan internasional. Namun, minimnya sertifikasi halal menjadi kendala yang membatasi akses pasar.

“Proses mendapatkan sertifikasi halal seringkali dianggap rumit oleh pelaku UMKM. Kendala terbesar adalah biaya, Selain itu kurangnya informasi dan pendampingan membuat banyak pelaku usaha merasa kesulitan,” jelas Husen.

Ia juga menyampaikan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga sertifikasi halal, dan organisasi masyarakat untuk memberikan pendampingan kepada UMKM. Husen bahwa di tahun 2025, melalui program fasilitasi dari pemerintah, UMKM di Garut harus mendapatkan sertifikasi halal secara gratis. Berkaca pada kuantitas UMKM Garut saat ini

Senada, Ketum PPJNM  Salman Rizkatillah  pun menitip kan pesan “Sertifikasi halal bukan hanya soal kewajiban agama, tetapi juga kepercayaan konsumen. Produk dengan label halal lebih mudah diterima pasar, baik domestik maupun internasional,” tegasnya.

Husen juga mendorong agar BPJPH RI dan hingga Dinas Koperasi dan UMKM memperluas program subsidi Sertifikasi halal atau sertifikasi halal gratis di tahun 2025. “UMKM adalah tulang punggung ekonomi Garut. Jika mereka mendapatkan dukungan penuh, saya yakin produk Garut dapat mendunia,” pungkasnya.

Ia berharap pemerintah pusat atau BPJPH RI hingga daerah terus menggandeng organisasi yang masif dan memiliki spirit untuk membantu pelaku usaha mendapatkan edukasi dan pelatihan terkait pentingnya sertifikasi halal.***

Foto : Istimewa

Editor : M. Nabil

(Sal/Biro Garut)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Perlindungan Buruh di Banjar Belum Merata, Banyak Pekerja Belum Masuk BPJS Ketenagakerjaan

Bisnisnews.net – Kewajiban perusahaan mendaftarkan pekerja ke BPJS Ketenagakerjaan...

Bobby Maulana Soroti Gaya Hidup Pasif Generasi Muda di Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional

Bisnisnews.net - Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional yang dirangkaikan...

Sekolah Maung di SMAN 2 Kota Sukabumi Jadi Incaran, Pendaftaran Membludak hingga Server Sempat Down

Bisnisnews.net - Tingginya minat masyarakat terhadap program Sekolah Maung...

Lampu Mati, Danantara, dan Ujian Nyali di Sumatra

Oleh : Aam Abdul Salam, Aktivis 98, Sekjen PPJNA...