Sekjen FPN Angkat Suara, Kutuk Agresi AS ke Venezuela serta sebut AS adalah Induk Terorisme

Date:

Bisnisnews.net || Sekjen Free Palestine Network (FPN) Furqan AMC mengutuk keras agresi militer yang dilakukan oleh pemerintah Amerika Serikat (AS) terhadap Venezuela.

“Free Palestine Network (FPN) mengutuk keras agresi Amerika Serikat pada Venezuela. Agresi Amerika Serikat ini adalah bukti yang kesekian kali dari brutalitas kebijakan AS yang menghancurkan sebuah negara, membunuh rakyat dan menjarah sumber dayanya,” tegas Sekretaris Jenderal FPN, Furqan AMC, Minggu 04/01/2026.

“Agresi ini mengonfirmasi bahwa AS adalah induk dari terorisme itu sendiri, biang kekacauan di seluruh dunia. Jejaknya bisa kita lihat di Chile, Guatemala, Kongo, Libya, Irak, Suriah dan Palestina. AS telah membunuh lebih 20 juta rakyat di 37 negara di seluruh dunia pasca perang dunia kedua. AS terlibat langsung atau tidak langsung dalam lebih dari 70 upaya perubahan rezim sebuah negara sejak 1945,” tambah Furqan.

Lebih lanjut Furqan menjelaskan Agresi AS ini merupakan pelanggaran telanjang terhadap Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa, khususnya pasal 1 dan 2 yang menjamin penghormatan terhadap kedaulatan sebuah bangsa.

“Free Palestine Network (FPN) menyatakan solidaritasnya untuk Venezuela dan presiden nya Nicolas Maduro. Dalam waktu dekat FPN akan melakukan aksi solidaritas di berbagai kota di seluruh Indonesia. FPN menyerukan kepada seluruh komunitas internasional untuk mengambil langkah berani dan tegas menghentikan agresi AS dan mengakhiri unilateralisme AS,” seru Furqan.

Sedikitnya 40 orang dilaporkan tewas dalam serangan pasukan Delta Force AS ke Venezuela pada Sabtu dini hari, 3 Januari 2026. Tidak hanya dari militer, korban juga jatuh dari kalangan sipil, rakyat Venezuela.

Dalam konferensi pers hari Sabtu setelah pasukan AS berhasil menculik Presiden Venezuela Nicolas Maduro, Trump mengatakan pemerintah AS akan mengambil alih kendali negara tersebut dan cadangan minyaknya yang sangat besar.***

Editor : M. Nabil

(Aab)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Rupiah Diproyeksi Terus Tertekan, Berpotensi Sentuh Rp18.000 per Dolar AS

Bisnisnews.net - Nilai tukar Rupiah diperkirakan masih berada dalam...

Penjualan Sapi Kurban di Sukabumi Kini Pakai Barcode Digital, Data Hewan Bisa Dicek Langsung

Bisnisnews.net - Inovasi digital mulai diterapkan dalam penjualan hewan...

Pemkot Sukabumi Siapkan Revitalisasi Buper Cikundul untuk Hidupkan Kembali Aktivitas Pramuka

Bisnisnews.net - Pemerintah Kota Sukabumi berencana mengaktifkan kembali Bumi...

Pemkot Sukabumi Bakal Tutup Sejumlah TPSS, Warga Diminta Mulai Pilah Sampah dari Rumah

Bisnisnews.net - Pemerintah Kota Sukabumi mulai mengambil langkah tegas...