Bisnisnews.net – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jawa Barat mencatat 17.554 masyarakat di Jabar telah merasakan manfaat dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) selama Semester I 2026.
Program ini menyasar berbagai wilayah, mulai dari Bandung, Depok, Sukabumi, Purwakarta, Kuningan, hingga Pangandaran. Setiap kegiatan disusun sesuai kebutuhan daerah, mencakup sektor pendidikan, ekonomi, lingkungan, hingga pemberdayaan kelompok rentan.
General Manager PLN UID Jabar, Muhammad Joharifin, menegaskan TJSL PLN tidak sekadar menyalurkan bantuan. Fokus utamanya adalah menciptakan dampak jangka panjang.
“Melalui program TJSL, PLN ingin hadir memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat. Setiap bantuan dirancang berdasarkan kebutuhan penerima agar dapat memberikan dampak jangka panjang, baik dalam meningkatkan akses pendidikan, memperkuat kemandirian ekonomi, maupun mendukung kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian lebih,” ujar Joharifin, Kamis 16/07/2026.
Di bidang pendidikan, PLN menyalurkan bantuan perangkat multimedia ke SMPIT Al Bina Purwakarta dan perangkat lab komputer di Kabupaten Kuningan. Tujuannya memperluas akses pembelajaran berbasis teknologi.
Untuk pemberdayaan ekonomi, ada program PowerAble by PLN Peduli bersama Yayasan Kreasi Pulas Katumbiri. Program ini mendampingi penyandang disabilitas agar memiliki keterampilan dan kemandirian ekonomi.
Dari sisi lingkungan, PLN mendorong The New Factory: Scale Up Inovasi Daur Ulang Limbah Tekstil di Koperasi Pekerja Garmen Bandung. Limbah tekstil diolah menjadi produk bernilai jual sehingga membuka lapangan usaha baru.
Seluruh inisiatif ini sejalan dengan 6 tujuan SDGs. Tanpa Kemiskinan, Tanpa Kelaparan, Pendidikan Bermutu, Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, Kota dan Permukiman Berkelanjutan, serta Konsumsi dan Produksi Bertanggung Jawab.
Joharifin menyebut keberhasilan TJSL diukur dari perubahan nyata di masyarakat.
“Kami berharap berbagai program yang telah dijalankan dapat menjadi pemicu bagi masyarakat untuk terus berkembang dan menciptakan nilai tambah. Kolaborasi antara PLN, pemerintah, komunitas, dan masyarakat menjadi kunci agar manfaat program dapat dirasakan secara lebih luas dan berkelanjutan,” tambahnya.
Ke depan, PLN UID Jabar berkomitmen melanjutkan program TJSL yang tepat sasaran. Dengan kolaborasi multipihak, PLN ingin memperkuat peran tidak hanya sebagai penyedia listrik, tetapi juga motor penggerak pembangunan sosial, ekonomi, dan lingkungan di Jawa Barat.***
Editor : M. Nabil
(Aab)