Bisnisnews.net || Pemerintah Kota Sukabumi mulai menata pengelolaan sampah di kawasan pertokoan Jalan Ahmad Yani sebagai bagian dari upaya menjaga ketertiban dan citra kawasan pusat ekonomi kota. Penataan tersebut ditandai dengan kegiatan sosialisasi yang dipimpin langsung Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, Jumat (19/12/2025).
Kegiatan ini menjadi langkah awal penegasan peran pelaku usaha dalam mendukung kebersihan lingkungan di area dengan mobilitas tinggi. Bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Sukabumi, Pemkot menyasar langsung unit-unit usaha di sepanjang Jalan Ahmad Yani, termasuk sektor perbankan seperti Bank Mandiri KCP Sukabumi Ahmad Yani.
Dalam sosialisasi tersebut, Bobby Maulana menyampaikan bahwa kawasan pertokoan merupakan etalase kota yang mencerminkan wajah Sukabumi. Karena itu, kebersihan lingkungan menjadi faktor penting dalam menciptakan kenyamanan bagi masyarakat maupun pengunjung.
“Pengelolaan sampah perlu ditata secara sistematis, dimulai dari ketersediaan fasilitas dasar di setiap unit usaha. Menurutnya, keberadaan tempat sampah di depan pertokoan akan meminimalkan kebiasaan membuang sampah sembarangan di ruang publik,” kata Bobby.
Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Kota Sukabumi melalui DLH telah menerbitkan surat edaran kepada para pemilik usaha agar menyediakan wadah sampah di area usahanya masing-masing. Langkah tersebut diharapkan dapat mendukung pola pengangkutan sampah yang lebih teratur dan efisien.
DLH Kota Sukabumi juga menyediakan sejumlah tempat sampah di titik-titik strategis kawasan Ahmad Yani sebagai bentuk fasilitasi awal. Penyediaan ini dimaksudkan untuk membangun budaya tertib sampah di kawasan ekonomi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.
Kegiatan sosialisasi turut melibatkan Camat Cikole sebagai bentuk penguatan koordinasi lintas perangkat daerah dalam penataan kawasan pusat kota.
“Melalui penataan pengelolaan sampah ini, Pemerintah Kota Sukabumi berharap kawasan Ahmad Yani dapat tampil lebih bersih, tertib, dan representatif sebagai pusat kegiatan ekonomi sekaligus ruang publik yang nyaman bagi masyarakat,” pungkasnya.*** (RAF)
Editor : M. Nabil