Gema Muharam Bersholawat: Momentum Spiritual Dukung Kebijakan Tatakelola SDA Presiden Prabowo

Date:

Bisnisnews.net — Momentum bulan suci Muharam bukan sekadar pergantian kalender hijriah. Lebih dari itu, Muharam adalah simbol hijrah, persatuan, dan kebangkitan spiritual bangsa. Spirit inilah yang bergemuruh dalam Gema Muharam Bersholawat, sebuah gerakan moral yang menjadi komitmen bersama para tokoh, ulama, dan aktivis untuk mengawal masa depan NKRI.

Dalam sebuah pernyataan bersama, para tokoh lintas sektor menegaskan bahwa kekuatan doa dan selawat harus menjadi fondasi utama dalam menjaga kedaulatan bangsa. Khususnya, dalam mendukung kebijakan Presiden Prabowo Subianto terkait tata kelola Kekayaan Sumber Daya Alam (SDA) Indonesia.

Hadir memberikan gagasan dan komitmen kebangsaan tersebut antara lain: Anto Kusumayuda (Ketua Umum PPJNA 98), Aam Abdul Salam (Sekjen PPJNA 98 / Presidium MD KAHMI Sukabumi), Dede Heri (Rumah Literasi Merah Putih), Siti Ratna Maymunah (Sinergi Media Merah Putih / Pengurus SMSI Sukabumi Raya), HM Fikrie (Majelis Sholawat Cahaya Nusantara), Yosep Maulana (Tokoh Aktivis Mahasiswa Palabuhanratu Sukabumi)

Jembatan Spiritual untuk Persatuan Nasional. Secara geopolitik dan ekonomi, Indonesia sedang berada di persimpangan jalan penting. Di tengah tantangan global, para tokoh menilai langkah Presiden Prabowo yang konsisten menggaungkan kemandirian nasional harus didukung penuh.

Gema Muharam Bersholawat hadir sebagai momentum sakral untuk membangun kembali persatuan nasional yang sempat terfragmentasi.

SDA Indonesia yang melimpah—mulai dari nikel, emas, minyak bumi, hingga kekayaan laut—merupakan berkah sekaligus amanah dari Tuhan Yang Maha Esa. Melalui lantunan selawat, ada pesan mendalam bahwa bumi pertiwi ini harus dijaga dengan hati yang bersih dan spiritualitas yang kokoh.

Oligarki Hitam: Pengkhianat Konstitusi dan Amanah Leluhur

Para tokoh dalam pernyataan bersama tersebut memberikan peringatan keras terkait ancaman nyata yang dihadapi bangsa: keserakahan kelompok tertentu. Jika tata kelola kekayaan sumber daya alam kita hanya dikelola demi syahwat kepentingan pribadi, kelompok semata, atau demi memuaskan kantong oligarki hitam, maka jelas itu adalah sebuah bentuk pengkhianat nyata.

Pertama, itu adalah pengkhianatan terhadap konstitusi negara, khususnya Pasal 33 UUD 1945 yang tegas memandatkan bahwa bumi, air, dan kekayaan alam di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.

Kedua, itu merupakan pengkhianatan terhadap amanah para leluhur, para pendiri bangsa (founding fathers), serta para raja-raja Nusantara. Sejarah mencatat, para penguasa Nusantara terdahulu menyerahkan mandat, wilayah, dan restunya kepada pangkuan Republik dengan satu harapan besar: agar seluruh rakyat Indonesia bisa hidup sejahtera dan bermartabat di tanah airnya sendiri.

Mendukung Penuh Kebijakan Presiden Prabowo

Oleh karena itu, dari Sukabumi untuk Indonesia, koalisi masyarakat, akademisi, pers, dan tokoh agama ini menyatakan sikap bulat. Mereka mendukung penuh ketegasan kebijakan Presiden Prabowo dalam menata ulang ekosistem pengelolaan SDA.

Tujuan akhirnya hanya satu: kekayaan alam negeri ini wajib digunakan sepenuhnya untuk kepentingan negara, serta kemakmuran dan kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia tanpa terkecuali.

Melalui momentum Gema Muharam Bersholawat, aspek spiritualitas dan nasionalisme dilebur menjadi satu kekuatan energi positif. Perjuangan merebut kedaulatan ekonomi bukan lagi sekadar urusan angka dan angka di atas kertas, melainkan sebuah ikhtiar suci dan kewajiban moral moral demi menunaikan janji sejarah kebangsaan kita. Serta laksanakan amanah leluhur para pendiri bangsa rakyat hatus disejahterakan adil dan makmur. (M.Rafi Asyam)***

Editor : M. Nabil

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Insentif RT/RW hingga Guru Ngaji Mulai Dicairkan, Pemkot Sukabumi Tingkatkan Anggaran Jadi Rp22 Miliar

Bisnisnews.net - Pemerintah Kota Sukabumi mulai merealisasikan pencairan insentif...

Realisasi Retribusi Parkir Lampaui Separuh Target, Pemkot Sukabumi Siapkan Strategi Dongkrak PAD

Bisnisnews.net - Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Sukabumi dari...

HNSI Kabupaten Sukabumi Apresiasi Polri di Hari Bhayangkara ke-80

Bisnisnews.net – Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Sukabumi...