Puluhan Tahun Bertahan, Dadan Setia Meniti Rezeki Jasa Sol Sepatu di Terminal Palabuhanratu

Date:

Bisnisnews.net – Di tengah gempuran tren alas kaki modern yang serbacepat, jasa sol sepatu konvensional rupanya masih memegang peranan penting bagi masyarakat. Salah satunya adalah Dadan, seorang perajin sol sepatu asal Kampung Baed, Warungkiara, yang telah puluhan tahun setia membuka lapaknya di kawasan Terminal Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. Selasa (23/6/2026)

Dadan tercatat telah melakoni profesi sebagai penjahit alas kaki ini selama kurang lebih 30 tahun. Dedikasi tersebut dimulainya jauh sebelum ia membangun rumah tangga. Bahkan, jika dihitung sejak usia pernikahannya yang kini menginjak 26 tahun, lapak sederhana miliknya di pojok terminal telah menjadi saksi bisu perjuangannya dalam menafkahi keluarga.

Setiap harinya, Dadan harus menempuh perjalanan dari rumahnya di Warungkiara demi mengais rezeki di Palabuhanratu. Ia mulai bersiap menggelar peralatannya sejak pukul 07.00 WIB pagi dan baru mengemas barang-barangnya untuk pulang ke rumah pada pukul 16.00 WIB sore. Rutinitas ini dijalankannya dengan konsisten demi melayani pelanggan setianya.

Tarif yang dipatok oleh Dadan pun tergolong sangat terjangkau dan merakyat. Untuk satu pasang sepatu atau sandal yang membutuhkan perbaikan, ia hanya mengenakan tarif sebesar Rp15.000 saja. Harga yang ekonomis ini menjadi alasan utama mengapa lapaknya tidak pernah sepi dari kedatangan pemilik alas kaki yang rusak.

“Saya sudah nyaris 30 tahun jualan jasa sol di sini, dari sebelum nikah. Malah kalau dihitung usia pernikahan saya sekarang saja sudah 26 tahun. Alhamdulillah, meski zaman berubah, tarif tetap saya jaga murah, Rp15 ribu per pasang, supaya langganan tidak berat dan berkah buat keluarga di rumah,” ujar Dadan saat ditemui di lapaknya.

Keberadaan jasa sol sepatu seperti milik Dadan di Terminal Palabuhanratu ini membuktikan bahwa keterampilan tangan dan pelayanan yang jujur tetap memiliki ruang di hati masyarakat. Di tengah himpitan ekonomi, ketekunan Dadan menjadi potret nyata bagaimana profesi lama terbukti mampu bertahan melintasi zaman.***

Editor : M. Nabil

(Yosep)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Program MBG di Desa: Ladang Rezeki UMKM dan Berkah Ekonomi Lokal

Oleh: Aam Abdul Salam/Sekjen Perhimpunan Pergerakan Jejaring Nasional Aktivis...

Pemkot Sukabumi Jemput Bola Benahi Data Desil Warga

Bisnisnews.net - Pemerintah Kota Sukabumi melalui Dinas Sosial (Dinsos)...

Pemkot Sukabumi Dorong Kampus Cetak Lulusan Siap Kerja dan Berwirausaha

Bisnisnews.net - Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki meminta Politeknik...

DKUKM Sukabumi Dorong Perluasan Pasar UMKM melalui Pusat Oleh-Oleh

Bisnisnews.net – Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah (DKUKM)...