Bisnisnews.net – Di tengah geliat pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Kabupaten Sukabumi, Bakso Abah Encep menjadi salah satu usaha kuliner sederhana yang tetap bertahan dan diminati masyarakat. Dengan harga Rp10.000 per porsi dan tambahan pangsit Rp2.000, bakso keliling milik Encep (68) atau yang akrab disapa Abah Encep ini cukup dikenal.
Setiap siang hari, gerobak Bakso Abah Encep kerap mangkal di halaman Masjid Baiturrahman Cisaat. Tak jarang, ia juga berjualan di area Gelanggang yang berada dekat Kampus STISIP Widyapuri Mandiri. Lokasi tersebut menjadi titik favorit karena ramai dikunjungi mahasiswa, pekerja, serta jamaah yang selesai menunaikan Salat Dzuhur.
Cita rasa bakso yang gurih dengan bumbu yang pas membuat dagangan Abah Encep memiliki banyak pelanggan setia. Setelah area masjid dan gelanggang mulai sepi, ia biasanya melanjutkan berjualan dengan berkeliling hingga ke kawasan Alun-Alun Cisaat untuk menjangkau lebih banyak pembeli.
Abah Encep mengatakan dirinya telah lama menekuni usaha bakso keliling dan berusaha menjaga kualitas rasa agar pelanggan tetap puas.
“Saya berusaha menjaga rasa bakso agar tetap enak dan pelanggan tidak kecewa. Puji syukur ya sampai sekarang masih diminati cukup banyak orang,” ujar Encep pada, Selasa (2/6/2026).
Dalam menjalankan usahanya, Abah Encep memulai persiapan sejak pukul 07.00 WIB. Setelah seluruh bahan siap, ia mulai berkeliling menggunakan gerobaknya sekitar pukul 09.00 WIB untuk melayani pelanggan di sejumlah titik keramaian di wilayah Cisaat.

Dari hasil berjualan setiap hari, Abah Encep mengaku memperoleh omzet sekitar Rp80.000 hingga Rp150.000. Meski belum terlalu besar, penghasilan tersebut cukup membantu kebutuhan sehari-hari.
“Ya namanya usaha kecil, Abah jalani aja yang penting tetap jalan dan bisa mencukupi kebutuhan keluarga. Saya sangat bersyukur masih diberi kesehatan untuk berjualan,” katanya.
Saat ini usaha Bakso Abah Encep belum memiliki legalitas usaha seperti Nomor Induk Berusaha (NIB) maupun Sertifikat Halal. Namun demikian, ia berencana mengurus berbagai perizinan tersebut agar usahanya semakin berkembang dan mendapatkan kepercayaan yang lebih luas dari masyarakat.
Salah seorang pembeli yang juga mahasiswa, Eong (26) mengaku sering membeli Bakso Abah Encep karena rasanya yang lezat dan harganya terjangkau.
“Jujur baksonya enak, bumbunya juga pas, dan harganya juga ramah untuk kantong kita,” ujar Eong.
Keberadaan Bakso Abah Encep menjadi bukti bahwa pelaku UMKM Kabupaten Sukabumi tetap mampu bertahan dan memberikan kontribusi bagi perekonomian masyarakat.
Dengan semangat berusaha yang terus dijaga serta rencana pengurusan legalitas usaha, Abah Encep berharap usahanya dapat terus berkembang dan semakin dikenal oleh masyarakat luas.***
Editor : M. Nabil
(Ujeng)