20 UMKM Sukabumi Belajar Retort-Vakum dari Pebisnis Ekspor Binaan Koperasi UNIK

Date:

Bisnisnews.net – Upaya mengerek mutu produk lokal terus dilakukan Koperasi Konsumen Usaha Naik Kelas (UNIK). Melalui seminar di rumah makan kawasan Jalur Lingkar Selatan, Kecamatan Baros, Kota Sukabumi, koperasi ini membekali 20 pelaku UMKM dengan teknologi pengawetan makanan modern.

Fokus pembahasan kali ini adalah cara membuat makanan basah bisa bertahan lebih dari satu tahun. Materi disampaikan langsung oleh narasumber yang dulunya pendamping UMKM, kini sukses mengekspor produknya ke luar negeri.

Ketua Koperasi UNIK, Sri Puji Rahayu, menyebut kegiatan ini sebagai bentuk transfer ilmu dari pelaku yang sudah naik kelas ke pelaku yang baru memulai. Targetnya jelas: produk UMKM Sukabumi tidak kalah saing dari sisi daya tahan dan keamanan.

“Sekarang ada sekitar 20 pelaku UMKM yang ingin mentransfer ilmu dari teman yang produknya sudah ekspor, bagaimana produk makanan bisa bertahan lebih dari satu tahun, termasuk makanan basah dengan proses retort maupun vakum,” ujar Sri, Senin (25/5).

Sri menekankan bahwa era persaingan sekarang menuntut lebih dari sekadar rasa enak. Produk wajib aman dikonsumsi, kemasannya rapi, dan daya simpannya panjang agar bisa masuk ritel modern.

Sejak 2016, UNIK konsisten mengkurasi produk UMKM binaan. Dari sekitar 200 produk yang pernah diuji masuk Alfamart, empat produk terbaik berhasil bertahan dan kini sudah terdistribusi ke seluruh outlet Alfamart di Sukabumi.

Jejaring distribusi koperasi tidak berhenti di situ. Produk binaan UNIK sudah merambah Yogya Toserba, Borma, Rumah Mode, Rumah Susu Lembang, hingga Great Asia Afrika di Bandung. Sektor perhotelan juga mulai dilirik sebagai pasar baru.

“Kami telah menjalin kerja sama dengan Alfamart melalui nota kesepahaman (MoU) untuk distribusi produk UMKM,” kata Sri.

Untuk memperluas pasar, koperasi berencana membuka kanal digital. Bulan depan, produk UMKM binaan UNIK akan mulai dijual lewat Shopee. Strategi ini diharapkan menjangkau konsumen di luar Sukabumi tanpa biaya distribusi besar.

“Alhamdulillah networking terus kami perkuat. Bulan depan kami juga akan mulai pemasaran lewat Shopee. Narasumber hari ini juga anggota koperasi yang dulu pendamping UMKM, sekarang penghasilannya sudah mencapai miliaran rupiah,” pungkasnya.***

Editor : M. Nabil

(Aab)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Anggaran Insentif Warga di Kota Sukabumi Naik pada 2026, Posyandu dan RT/RW Jadi Fokus Penguatan

Bisnisnews.net - Pemerintah Kota Sukabumi menambah alokasi anggaran untuk...

Nilai Reformasi Birokrasi Kota Sukabumi Meningkat, Pelayanan Publik Dinilai Semakin Berkualitas

Bisnisnews.net - Pemerintah Kota Sukabumi kembali meraih hasil positif...

SMSI Dukung ADI Gugat UU Guru-Dosen, Desak Gaji Dosen Minimal 2x UMR

Bisnisnews.net – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) menyatakan dukungan...

Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi Sampaikan Ucapan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H

Bisnisnews.net - Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Pertanian Kabupaten...