Bakar Sate di Tungku 200 Meter, Santri Ponpes di Sukabumi Rayakan Idul Adha dengan Penuh Kebersamaan

Date:

Bisnisnews.net – Perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Pondok Pesantren Dzikir Al Fath, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi, berlangsung meriah dan penuh kehangatan. Ratusan santri berkumpul menikmati sajian daging kurban yang diolah menjadi sate dan dibakar bersama di atas tungku sepanjang sekitar 200 meter, Rabu (27/5/2026).

Kegiatan tersebut menjadi salah satu tradisi yang rutin digelar pondok untuk menghadirkan suasana hari raya bagi para santri yang tidak pulang ke kampung halaman. Kepulan asap dan aktivitas membakar sate bersama justru menambah semarak suasana di lingkungan pesantren.

Sehari sebelumnya, rangkaian perayaan Idul Adha di ponpes juga diisi dengan kegiatan kreatif berupa festival fashion show domba yang melibatkan para santri.

Salah seorang santri asal Bogor, Silva Elisa (16), mengaku momen makan sate bersama selalu menjadi agenda yang paling dinanti setiap tahun.

Menurutnya, pelaksanaan tahun ini terasa lebih nyaman karena area pembakaran dibuat lebih tertata sehingga proses memasak berlangsung lebih efektif.

“Alhamdulillah karena ini hanya setahun sekali jadi selalu ditunggu. Sekarang tempat bakarnya lebih rapi dan arangnya juga lebih banyak, jadi lebih cepat matang,” ujarnya.

Bagi Silva, kegiatan seperti ini juga menjadi pengobat rasa rindu karena tidak bisa merayakan Idul Adha bersama keluarga di rumah.

“Kalau tidak ada kegiatan seperti ini mungkin kita hanya diam di kamar dan makin terasa kangen rumah. Jadi suasananya tetap terasa hangat meski jauh dari keluarga,” tuturnya.

Pimpinan Ponpes Dzikir Al Fath, KH Fajar Laksana, mengatakan tradisi bakar sate bersama sengaja dipertahankan sebagai bentuk kebersamaan dan perhatian kepada santri yang menetap di pondok selama hari raya.

Dalam kegiatan tersebut, sekitar 1.200 tusuk sate yang berasal dari daging sapi dan domba disiapkan untuk dinikmati bersama.
Menurut Fajar, sebagian besar santri yang tinggal di pondok berasal dari berbagai daerah dan memiliki latar belakang yatim, dhuafa, hingga mualaf.

“Banyak santri kami yang berasal dari luar kota, termasuk yatim, dhuafa, dan mualaf. Karena mereka tidak bisa berkumpul dengan keluarga, maka kami ingin menghadirkan suasana kebersamaan di sini,” katanya.

Ia menambahkan, momen Idul Adha bukan sekadar ibadah penyembelihan hewan kurban, tetapi juga sarana menumbuhkan rasa syukur serta memperkuat nilai berbagi kepada sesama.

Pada pelaksanaan tahun ini, menurutnya terdapat dukungan besar dari Polres Sukabumi Kota melalui penyaluran hewan kurban kepada masyarakat.

Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sentot Kunto Wibowo menyebut total hewan kurban yang didistribusikan mencapai 32 ekor sapi dan 48 ekor kambing.

“Seluruh hewan kurban kami salurkan kepada masyarakat agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas,” ujar Sentot.

Ia menilai kegiatan bakar sate bersama seperti yang dilakukan di Ponpes Dzikir Al Fath menjadi contoh positif bagaimana momentum Idul Adha dapat menghadirkan kebersamaan sekaligus kebahagiaan bagi para santri dan masyarakat.***(RAF)

Editor : M. Nabil

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Prabowo Salurkan 1.098 Sapi Kurban ke Seluruh Indonesia, Anggaran Rp100 Miliar

Bisnisnews.net – Presiden Prabowo Subianto kembali menyalurkan bantuan sapi...

Hafidz-Rajwa Maju di Pilketum BEM FH Unpas, Usung Semangat “BERANI” dan “SEHATI”

Bisnisnews.net – Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua Badan Eksekutif...

UKM Lisensi Nusa Putra University Borong 5 Piala di Harmoni Budaya Festival IPB 2026

Bisnisnews.net – Unit Kegiatan Mahasiswa Lingkung Seni atau Lisensi...

Menjemput Ikhlas di Hari Raya: Obrolan Sore Idul Qurban, Jiwa Kepemimpinan, dan Ujian Fitnah “Pesta Babi”

Bisnisnews.net – Aroma khas sate yang dibakar membawa kehangatan...