Jual Emas Perhiasan vs Emas Batangan Antam: Mana yang Lebih Menguntungkan

Date:

Bisnisnews.net – Banyak orang menyimpan emas dalam bentuk perhiasan atau emas batangan Antam. Namun saat tiba waktunya menjual, keduanya bisa memberikan hasil yang sangat berbeda.

Di Pandai Emas, perbedaan ini sering terlihat langsung saat proses penaksiran. Mulai dari kadar kemurnian, biaya pembuatan, hingga selisih harga jual kembali yang bahkan bisa mencapai belasan persen.

Memahami perbedaan ini sejak awal akan membantu Anda mengambil keputusan finansial yang lebih tepat. Baik untuk kebutuhan mendesak maupun perencanaan investasi jangka panjang.

Artikel ini akan membedah secara detail faktor-faktor yang menentukan mana yang lebih menguntungkan saat dijual kembali. Tujuannya agar Anda bisa menghitung potensi keuntungan atau kerugian sebelum melepas koleksi emas Anda.

Perbedaan Tujuan dan Standar Produksi

Emas batangan Antam dan perhiasan emas memang sama-sama terbuat dari logam mulia. Tetapi keduanya diproduksi dengan tujuan dan standar yang berbeda.

Emas batangan Antam memiliki kadar kemurnian 99,99% atau 24 karat dan sudah tersertifikasi oleh London Bullion Market Association (LBMA).

Standarisasi ini membuat harga jual kembali emas Antam sangat transparan karena mengikuti harga pasar internasional secara langsung. Setiap keping emas Antam juga dilengkapi nomor seri unik yang tercatat di sistem Antam. Hal ini membuat keasliannya mudah diverifikasi.

Perhiasan emas, di sisi lain, umumnya memiliki kadar kemurnian yang lebih rendah. Di Indonesia perhiasan biasanya tersedia dalam kadar 16 karat (66,7%), 18 karat (75%), atau 22 karat (91,6%).

Campuran logam lain seperti tembaga dan perak ditambahkan untuk memperkuat struktur agar tahan dipakai sehari-hari. Karena kadarnya lebih rendah, kandungan emas murni per gram juga lebih sedikit dibanding emas batangan.

Ongkos Pembuatan: Faktor Penentu Selisih Harga

Saat membeli perhiasan, Anda tidak hanya membayar harga emasnya. Ada komponen ongkos pembuatan atau manufacturing cost yang bisa mencapai 10-30% dari harga total. Tergantung kerumitan desain dan mereknya.

Perhiasan dari brand ternama atau buatan tangan pengrajin terkenal bahkan bisa memiliki markup hingga 50% di atas harga emas murninya.

Masalahnya, ongkos pembuatan ini hampir selalu hilang.saat Anda menjual kembali. Pembeli emas hanya menghitung nilai berdasarkan berat dan kadar kemurnian, bukan keindahan desainnya.

Berbeda dengan perhiasan, emas batangan Antam tidak memiliki komponen ongkos pembuatan yang signifikan. Karena itu selisih antara harga beli dan harga jual kembali jauh lebih kecil.

Kesimpulan

Jika tujuan Anda adalah investasi dan likuiditas, emas batangan Antam lebih unggul karena transparan, kadar tinggi, dan buyback mengikuti harga pasar.

Sementara perhiasan emas lebih cocok untuk fungsi estetika dan dipakai. Tapi dari sisi investasi, potensi “kerugian” saat dijual kembali lebih besar karena tergerusnya ongkos pembuatan.

Memahami perbedaan ini sejak awal akan membantu Anda tidak salah langkah. Pilih sesuai tujuan: dipakai dan bergaya pilih perhiasan. Untuk disimpan dan dijual kembali pilih emas batangan Antam.***

Editor : M. Nabil

(Aab)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

PLN UP3 Sukabumi Ajak Pelanggan Ikut Gelegar PLN Mobile 2026, Transaksi Listrik Berpeluang Raih Hadiah

Bisnisnews.net – PLN UP3 Sukabumi mengajak seluruh pelanggan untuk...

Konflik Nelayan Ujunggenteng Usai, Penggunaan Jaring Tanam Dilarang

Bisnisnews.net – Konflik antarkelompok nelayan di Perairan Ujunggenteng, Kecamatan...

PLN UP3 Sukabumi dan YBM PLN Gelar GEMA SUBUH, Tebar Amanah di Waktu Penuh Berkah

Bisnisnews.net – PLN UP3 Sukabumi bersama Yayasan Baitul Maal...

342 Desa Ikuti Penilaian Desa Mubarokah 2026, DPMD Sukabumi Dorong Tata Kelola Pemerintahan Lebih Baik

Bisnisnews.net – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten...