Angka Pengangguran Masih Tinggi, Pemkot Sukabumi Susun Strategi Terpadu

Date:

Bisnisnews.net || Pemerintah Kota Sukabumi melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) terus berupaya menekan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) yang hingga kini masih berada di atas rata-rata provinsi dan nasional.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, TPT Kota Sukabumi pada tahun 2025 mencapai 8,19 persen. Angka ini lebih tinggi dibandingkan Jawa Barat yang berada di level 6,77 persen, serta nasional sebesar 4,9 persen. Meski mengalami penurunan dari tahun sebelumnya, persoalan ini masih menjadi tantangan besar bagi pemerintah daerah.

Untuk mengatasi hal tersebut, Pemkot Sukabumi membentuk Tim Penanganan TPT berdasarkan Keputusan Wali Kota Nomor 100.3.3.3/Kep.51/Bappeda/2026. Tim ini dibentuk guna memperkuat koordinasi lintas sektor dalam merumuskan langkah strategis penanggulangan pengangguran.

Kepala Bidang Perekonomian dan Sumber Daya Alam Bappeda Kota Sukabumi, Erni Agus Riyani, menyampaikan bahwa tim tersebut terbagi ke dalam enam kelompok kerja (pokja) dengan fokus yang berbeda.

“Pokja 1 berfokus pada penempatan tenaga kerja dan akses pasar kerja, Pokja 2 pada peningkatan kualitas dan kompetensi tenaga kerja, sementara Pokja 3 mendorong pengembangan kewirausahaan dan sektor UMKM,” jelasnya.

Selanjutnya, Pokja 4 hingga Pokja 6 masing-masing menangani aspek investasi, perlindungan tenaga kerja, serta penguatan sistem data ketenagakerjaan. Pada tahap awal, perhatian difokuskan pada penyusunan program kerja Pokja 1 yang menjadi ujung tombak dalam membuka peluang kerja baru.

“Pokja 1 memiliki peran penting, mulai dari pemetaan potensi tenaga kerja hingga penyediaan informasi pasar kerja yang akurat,” ujar Erni.

Ia menilai tingginya angka pengangguran menunjukkan adanya ketidakseimbangan antara kebutuhan dunia kerja dengan kompetensi tenaga kerja yang tersedia, serta belum maksimalnya penyerapan tenaga kerja oleh sektor ekonomi.

Dengan pendekatan yang terintegrasi dan berbasis data, Pemkot Sukabumi berharap upaya penanganan pengangguran dapat berjalan lebih efektif.

“Melalui kolaborasi lintas sektor ini, kami menargetkan penurunan angka TPT yang lebih signifikan ke depan,” pungkasnya.***(RAF)

Editor : M. Nabil

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Skema Prasmanan MBG Mulai Diuji, Siswa Ikut Terlibat Sajikan Makanan

Bisnisnews.net — Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai...

Puluhan Warga Cikujang Sukabumi Mendadak Diare, Polisi Selidiki Dugaan Air Tercemar

Bisnisnews.net — Sebanyak 27 warga Desa Cikujang, Kecamatan Gunungguruh,...

Perhutani dan KIARA Sinergi Selamatkan Owa Jawa di Hutan Lengkong Sukabumi

Bisnisnews.net - Komitmen menjaga satwa primata endemik Jawa Barat...

DPMD Sukabumi Apresiasi Kiprah TNI, Dorong Sinergi dan Gotong Royong untuk Pembangunan Desa

Bisnisnews.net – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten...