Mengawal Asa di Meja Makan: Menakar Kesuksesan MBG di Sukabumi

Date:

Oleh : Yudi Suryadikrama SH. MH, Dewan Pembina Yayasan Majelis Dzikir Merah Putih

Bisnisnews.net || Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diusung Presiden Prabowo Subianto bukan sekadar urusan bagi-bagi piring makanan. Di Kabupaten dan Kota Sukabumi, program ini adalah “investasi besar” untuk memutus rantai stunting dan mencetak generasi emas yang cerdas. Namun, visi mulia ini hanya akan menjadi nyata jika dibarengi dengan optimasi lapangan dan pengawasan yang tanpa celah.

Gizi Berkualitas, Ekonomi Bernapas

Tujuan utama MBG sangat jelas: memastikan anak-anak Sukabumi mendapatkan asupan gizi berkualitas agar tumbuh kembang mereka optimal. Namun, efek domino program ini jauh lebih luas. Dengan kehadiran Satuan Pelayanan Pemakanan Gratis (SPPG) di tiap wilayah, ekonomi lokal harus ikut bergerak. Pelaku UKM dan petani lokal di Sukabumi wajib menjadi rantai pasok utama bahan dapur. Jangan sampai perputaran uang yang masif ini justru lari ke luar daerah; ia harus menetap dan menghidupkan dapur-dapur warga di sekitar lokasi SPPG.

Pengawasan adalah Kunci

Potensi anggaran yang besar selalu beriringan dengan risiko penyimpangan. Di sinilah integritas Pemerintah Kabupaten dan Kota Sukabumi diuji. Bupati dan Walikota tidak boleh hanya duduk di balik meja. Satgas MBG harus digerakkan secara masif hingga ke level desa dan kelurahan untuk memastikan setiap rupiah berubah menjadi protein di piring anak sekolah, bukan menguap karena praktik penyelewengan.

Pengawasan tidak boleh bersifat tunggal. Masyarakat sipil harus berani menjadi “mata dan telinga” di lapangan. Transparansi pengelolaan distribusi dan kualitas bahan pangan menjadi harga mati agar tidak ada ruang bagi oknum yang ingin mencari keuntungan pribadi di atas penderitaan anak-anak kurang gizi.

Sinergi dan Narasi Positif

Kesuksesan MBG membutuhkan dukungan kolektif. Peran pers sangat krusial dalam memberikan edukasi dan narasi positif mengenai pentingnya gizi bagi masa depan bangsa. Dukungan masyarakat dari semua lapisan akan menjadi bahan bakar utama bagi kelancaran program ini.

Kita semua memikul tanggung jawab moral untuk mengawal program ini. Jika MBG di Sukabumi berhasil, kita tidak hanya menyelamatkan anak-anak dari stunting, tapi kita sedang membangun fondasi ekonomi kerakyatan yang kokoh. Mari pastikan niat mulia Presiden Prabowo ini sampai ke meja makan anak-anak kita tanpa kurang satu apa pun.***

Editor : SRM

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Program 12 PAS Kembali Bergulir, Pemkot Sukabumi Salurkan Bantuan dan Dukung Pelaku UMKM

Bisnisnews.net - Pemerintah Kota Sukabumi kembali melaksanakan program Ayeuna...

PWI Soroti Penahanan Jurnalis RI di Misi Global Sumud Flotilla, Minta Perlindungan Diperkuat

Bisnisnews.net – Penahanan rombongan misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla...

DPMD Kabupaten Sukabumi Perkuat Sinergi Desa dan Kecamatan untuk Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

Bisnisnews.net – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten...

Harga Cabai Rawit dan Bawang Merah Naik, Berikut Update Harga Bahan Pokok di Kabupaten Sukabumi

Bisnisnews.net – Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Perdagangan dan...