Bakesbangpol Jabar: Cegah Hoaks, Tingkatkan Literasi Digital

Date:

Bisnisnews.net || Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Provinsi Jawa Barat menggelar sosialisasi literasi digital dan anti hoaks bertajuk “Ngabedakeun Kaler Jeung Kidul” di Gedung PGRI Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur, Kamis (12/3/2026). Kegiatan ini diikuti berbagai kalangan, mulai dari tokoh masyarakat, tenaga pendidik, hingga unsur pemerintahan.

Anggota Komisi IV DPRD Jawa Barat, Tom Maskun, mengapresiasi Kabupaten Cianjur yang menjadi lokasi sosialisasi. “Literasi digital penting agar masyarakat mampu menghadapi arus informasi di era global,” katanya.

Ia menekankan bahwa perkembangan teknologi dan media sosial membuat masyarakat harus semakin cerdas dalam menyaring informasi.

Perwakilan Badan Kewaspadaan Daerah, Khoirul Naim, menyebut literasi digital sebagai isu fundamental bagi ketahanan sosial masyarakat. “Jawa Barat memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas informasi nasional,” ujarnya.

Kepala Kesbangpol Cianjur Ahmad Mutawali menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, aparat, akademisi, media, dan masyarakat dalam menghadapi hoaks generatif di era kecerdasan buatan.

Pemateri lainnya, Joko Ardi, menjelaskan bahwa teknologi deepfake mampu meniru wajah dan suara seseorang secara realistis melalui kecerdasan buatan, sehingga dapat memicu penipuan dan disinformasi. “Lonjakan konten deepfake mencapai 968 persen dalam beberapa tahun terakhir,” katanya.

Dosen Universitas Bhayangkara Jakarta Raya Indah Pangestu Amaritasari mengingatkan masyarakat agar mampu membedakan fakta, opini, dan hoaks di dunia digital. “Periksa sumber informasi, sadari bias, dan bandingkan informasi sebelum mempercayai atau menyebarkannya,” ujarnya.

Sementara itu, pengamat dari Sinergi Media Digital Indonesia Aam Abdul Salam mengimbau masyarakat untuk tidak langsung mempercayai informasi viral dan meningkatkan literasi digital agar tidak mudah terpengaruh manipulasi informasi di media sosial.

“Jangan langsung mempercayai informasi viral, tingkatkan literasi digital, agar tidak mudah terpengaruh disinformasi di medsos,” tegasnya singkat.***

Editor : M. Nabil

(DH)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Janji Berobat Gratis Meski BPJS Mati Belum Berlaku di Sukabumi, DPRD Sebut Bikin Bingung Warga

Bisnisnews.net - Klaim Gubernur Jabar Dedi Mulyadi soal warga...

Wabup Sukabumi Hadiri Paripurna DPRD, Tujuh Fraksi Sampaikan Masukan atas Perubahan Perda Perangkat Daerah

Bisnisnews.net – Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas, menghadiri rapat...

Dorong Ekonomi Desa, BUMDesma Jembar Jampangkulon Gelar Pelatihan USP Bertema Keluarga Sejahtera

Bisnisnews.net - Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUMDesma) Jembar...

BGN Cabut Larangan, Susu Masuk Lagi ke Menu MBG: Peternak Lokal Jadi Prioritas

Bisnisnews.net - Setelah sempat dihentikan, susu akan kembali menjadi...