Bisnisnews.net || Upaya serius Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam menekan angka Anak Tidak Sekolah (ATS) mendapat pengakuan tingkat provinsi. Melalui Dinas Pendidikan, Pemkab Sukabumi menerima penghargaan dari Balai Penjaminan Mutu Pendidikan Jawa Barat atas keberhasilan menangani lebih dari 35 ribu anak yang sebelumnya tidak mengenyam pendidikan.
Apresiasi tersebut diserahkan dalam forum Konsolidasi Daerah sebagai bentuk penghormatan kepada pemerintah kabupaten/kota yang dinilai aktif menjalankan program intervensi ATS secara berkelanjutan.
Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Herdiawan Waryadi, menyebut capaian ini lahir dari kerja kolektif berbagai pihak. Ia menegaskan, pemerintah daerah tidak hanya fokus pada validasi data, tetapi juga memastikan anak-anak tersebut benar-benar kembali masuk ke sistem pendidikan.
Menurutnya, pendekatan yang dilakukan bersifat menyeluruh, mulai dari pembaruan data berbasis kewilayahan, sinergi dengan pemerintah desa dan sekolah, hingga komunikasi langsung dengan orang tua untuk membangun kesadaran pentingnya pendidikan.
“Bagi kami, ini adalah tanggung jawab moral untuk memastikan setiap anak mendapatkan hak belajarnya. Pendidikan adalah fondasi masa depan daerah,” ujarnya.
Dalam ajang tersebut, tiga daerah menerima penghargaan, yakni Kabupaten Bekasi sebagai peringkat pertama, Kabupaten Bandung di posisi kedua, dan Kabupaten Sukabumi di peringkat ketiga.
Pihak BPMP Jawa Barat menyampaikan bahwa keberhasilan ini menunjukkan komitmen nyata pemerintah daerah dalam memperluas akses pendidikan. Diharapkan, langkah Kabupaten Sukabumi dapat menjadi referensi dan inspirasi bagi wilayah lain dalam mempercepat penuntasan persoalan Anak Tidak Sekolah di Jawa Barat.***(RAF)
Editor : M. Nabil