Isu Bencana Alam Pengaruhi Kunjungan Wisata ke Sukabumi di Libur Tahun Baru 2026

Date:

Bisnisnew.snet || Kunjungan wisata ke wilayah Sukabumi pada momen libur Tahun Baru 2026 terpantau mengalami penurunan. Kondisi tersebut diduga dipengaruhi oleh isu bencana alam yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir di sejumlah wilayah Sukabumi.

Kapolres Sukabumi, AKBP Samian, menyampaikan bahwa hingga pergantian tahun, arus lalu lintas menuju kawasan wisata tidak menunjukkan peningkatan yang signifikan. Hal tersebut menjadi salah satu indikator menurunnya animo masyarakat untuk berkunjung ke Sukabumi.

“Dari pemantauan arus lalu lintas, tidak terlihat adanya lonjakan yang berarti. Ini dipengaruhi oleh isu bencana alam, seperti banjir bandang di Kecamatan Nyalindung beberapa waktu lalu, meskipun tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan materiil yang berat, namun tetap berdampak pada minat kunjungan,” ujar Samian.

Ia menambahkan, sebelumnya banjir juga sempat terjadi di wilayah Cisolok sekitar dua bulan lalu. Rangkaian peristiwa tersebut dinilai membuat masyarakat lebih berhati-hati untuk bepergian ke Sukabumi. Kondisi tersebut turut tercermin dari tingkat hunian hotel yang belum mencapai kapasitas penuh.

“Kami juga memantau okupansi hotel-hotel yang tidak terisi 100 persen. Artinya, kunjungan wisata memang tidak setinggi yang diharapkan,” katanya.

Sementara itu, Wakil Bupati Sukabumi, Andreas, mengakui adanya penurunan kunjungan wisata, khususnya dari wisatawan lokal. Namun demikian, wisatawan dari wilayah Jakarta, Bogor, dan sekitarnya masih cukup banyak yang berkunjung.

“Memang ada sedikit penurunan, terutama wisatawan lokal. Kemungkinan karena isu-isu bencana alam. Tapi untuk wisatawan dari Jakarta, Bogor, dan sekitarnya masih terpantau datang ke Sukabumi,” ujar Andreas.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus mengimbau masyarakat dan wisatawan agar tetap waspada mengingat kondisi cuaca yang masih tidak menentu. Meski demikian, pihaknya optimistis sektor pariwisata Sukabumi akan kembali bergairah ke depannya.

“Untuk persentase penurunannya belum bisa kami pastikan karena masih harus dilakukan penghitungan dan kalkulasi lebih lanjut. Namun kami optimistis ke depan kunjungan wisata akan kembali ramai,” pungkasnya.***(RAF)

Editor : M. Nabil

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Pasim Go Buka Akses Kerja Internasional, Pemkot Sukabumi Fokus Tekan Pengangguran

Bisnisnews.net – Peluang kerja di luar negeri menjadi salah...

GPM dan Gerakan Tanam Cabai-Bawang Jadi Upaya Pemkot Sukabumi Jaga Daya Beli Warga

Bisnisnews.net – Pemerintah Kota Sukabumi mengoptimalkan upaya menjaga daya...

Mobilitas Masyarakat Meningkat, Keberangkatan Penumpang Stasiun Sukabumi Tumbuh 7 Persen

Bisnisnews.net – Stasiun Sukabumi mencatat pertumbuhan jumlah penumpang kereta...

BKPSDM Sukabumi Kantongi Persetujuan BKN, Manajemen Talenta ASN Siap Diterapkan

Bisnisnews.net – Pemerintah Kabupaten Sukabumi memperoleh persetujuan penerapan Manajemen...