Bisnisnews.net || Menjelang pelaksanaan misa malam Natal 2025, aparat kepolisian melakukan langkah pengamanan dengan mensterilisasi seluruh gereja yang ada di wilayah Kota Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (24/12/2025). Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi untuk menciptakan situasi ibadah yang aman dan kondusif.
Kepala Bagian Operasional Polres Sukabumi Kota, Kompol Deden Sulaeman, menyampaikan bahwa sterilisasi dilakukan sejak pagi hingga menjelang siang hari. Dalam pelaksanaannya, Polres Sukabumi Kota menggandeng Tim Penjinak Bom (Jibom) Gegana Sat Brimob Polda Jawa Barat.
“Sejak pukul 08.00 sampai 12.00 WIB, kami melaksanakan sterilisasi di 18 gereja dengan dukungan 15 personel Jibom Gegana Polda Jabar,” kata Deden.
Petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh di dalam dan sekitar area gereja. Setiap sudut ruangan disisir menggunakan metal detector, mirror, serta peralatan khusus lainnya guna memastikan tidak ada benda mencurigakan yang berpotensi mengganggu jalannya ibadah Natal.
“Tim Gegana melakukan penyisiran secara detail dengan berbagai alat pendeteksi, sehingga proses sterilisasi dapat berjalan aman dan terkendali,” ujarnya.
Deden menambahkan, dari hasil kegiatan tersebut, pihak kepolisian memastikan tidak ditemukan bahan berbahaya maupun indikasi ancaman lainnya. Seluruh gereja yang diperiksa dinyatakan aman untuk digunakan dalam perayaan Natal 2025.
“Tidak ditemukan bahan kimia maupun bahan peledak di seluruh gereja yang telah disterilisasi,” tegasnya.
Menurutnya, sterilisasi gereja merupakan langkah pencegahan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya selama perayaan hari besar keagamaan. Dengan pengamanan ini, umat Kristiani diharapkan dapat menjalankan ibadah Natal dengan rasa aman dan nyaman.
Selain sterilisasi, Polres Sukabumi Kota juga menyiapkan pengamanan terpadu selama masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Personel kepolisian disiagakan di sejumlah pos pengamanan dan titik-titik strategis di wilayah kota.
“Seluruh personel sudah kami siapkan sejak 20 Desember hingga berakhirnya rangkaian Natal dan Tahun Baru. Pengamanan akan kami perpanjang hingga 4 Januari karena bertepatan dengan akhir pekan,” tutup Deden.***(RAF)
Editor : M. Nabil