SPPG Cibeureum Limusnunggal Sebut Insiden Mobil SPPG di SDN Kalibaru Jadi Evaluasi Penting Sistem Distribusi MBG

Date:

Bisnisnews.net || Insiden kecelakaan yang melibatkan mobil Daihatsu Gran Max yang diduga milik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terjadi di SDN 01 Kalibaru, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, pada Kamis, (11/12/ 2025).

Kendaraan tersebut dilaporkan menerobos halaman sekolah dan menabrak sejumlah siswa serta guru yang tengah mengikuti kegiatan literasi di halaman sekolah.

Peristiwa tersebut terekam kamera pengawas (CCTV) sekolah. Dalam rekaman video yang beredar luas di media sosial, terlihat sebuah mobil berwarna putih tiba-tiba masuk melalui gerbang sekolah dan langsung menghantam kerumunan siswa.

Kejadian itu sontak menimbulkan kepanikan di lingkungan sekolah dan mengakibatkan beberapa korban mengalami luka-luka.

Dari Kejadian tersebut Elvi Silvia, PIC Dapur SPPG Limusnunggal, menegaskan bahwa aspek distribusi dalam Program Pemenuhan Gizi memiliki peran yang sangat krusial dan perlu mendapatkan perhatian serius.

“Bagian distribusi adalah ujung tombak dari program ini. Saat merekrut pengemudi, bukan hanya kemampuan mengemudi yang dilihat, tetapi juga kondisi psikologis, sikap, dan perilaku calon pengemudi,” ujarnya, Jumat 19/12/2025.

“SIM memang menjadi syarat wajib, namun jam terbang dan tingkat emosional juga harus menjadi pertimbangan utama. Meskipun hanya supir cadangan tetapi harus sama kemampuannya seperti supir yang biasa dipakai,” tambahnya tegas.

Elvi menambahkan, banyak orang mampu mengendarai kendaraan, namun tidak semuanya memiliki kestabilan emosi yang baik saat berada di lapangan.

Padahal, pengemudi distribusi membawa tanggung jawab besar karena berhubungan langsung dengan keselamatan anak-anak dan lingkungan sekolah.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa tugas bagian distribusi tidak berhenti pada pengantaran makanan semata. Menurutnya, petugas distribusi dituntut untuk memiliki kreativitas, kemampuan komunikasi yang baik, serta mampu membangun hubungan emosional dengan pihak sekolah dan para siswa sebagai penerima manfaat.

“Bagian distribusi harus mampu menciptakan hubungan yang harmonis dengan pihak sekolah dan siswa. Hubungan emosional yang baik akan mendukung kelancaran program dan menciptakan suasana yang kondusif,” katanya.

Elvi juga menyampaikan bahwa pola tersebut telah diterapkan sejak awal di Dapur SPPG Si Bungsu, tempat ia bertugas. Hingga saat ini, hubungan antara dapur dan penerima manfaat terjalin dengan sangat baik dan memberikan dampak positif.

“Alhamdulillah, sejak awal kami menjalankan program, hubungan itu sudah terbentuk dengan baik. Efeknya sangat positif. Bahkan, ada beberapa sekolah yang meskipun mendengar rencana pemerataan distribusi, tetap berharap agar pengiriman Makanan Bergizi Gratis (MBG) dilakukan dari dapur kami,” tuturnya.

Insiden di SDN Kalibaru ini diharapkan menjadi bahan evaluasi bersama bagi seluruh pihak terkait, khususnya dalam memperkuat sistem rekrutmen, pengawasan, dan pembinaan petugas distribusi, demi menjamin keselamatan serta keberlanjutan Program Pemenuhan Gizi di lingkungan sekolah.***

Editor : M. Nabil

(IFU)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Perusahaan Pers Sukabumi Raya Dididik Taat Pajak, SMSI Gandeng KPP Pratama

Bisnisnews.net || Literasi pajak di kalangan perusahaan pers terus...

Kejari Sukabumi Tahan 8 Pegawai Bank BUMN, Diduga Korupsi Kredit Fiktif Rp2,6 Miliar

Bisnisnews.net ||  Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi menetapkan delapan pegawai...

Mandat Langit di Era Goro-Goro; Prabowo Subianto dan Misi Penyelamatan Nusantara

Oleh : Anto Kusumayuda (Ketum PPJNA 98) dan Aam...

Launching Manajemen Talenta, Pemkot Sukabumi Perkuat Sistem Merit dan Kinerja ASN

Bisnisnews.net || Pemerintah Kota Sukabumi mulai mengimplementasikan manajemen talenta...