Wabup Hadiri Penandatanganan PKS OP4D, Wujudkan Kemandirian Fiskal Daerah

Date:

Bisnisnews.net || Wakil Bupati Sukabumi H.Andreas menghadiri Penandatanganan Perjanjian Kerjasama Optimalisasi Pemungutan Pajak Pusat dan Pajak Daerah (PKS OP4D) antara DJP, DJPK dan Pemda Tahap VII. Acara berlangsung Rabu, dilaksanakan di Pendopo Sukabumi, Rabu 15/10/2025.

Direktur Jendral Perimbangan Keuangan Daerah Askolani mengatakan PKS OP4D adalah kerja sama antara Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK), dan pemerintah daerah untuk mengoptimalkan penerimaan pajak pusat dan daerah.

” Tujuan utamanya adalah meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan kemandirian fiskal daerah dengan menyelaraskan pengumpulan pajak antara pemerintah pusat dan daerah.
Penguatan Fiskal Pusat dan Daerah menjadi amanat UU baik UU APBN,UU Hubungan Pusat dan Daerah maupun UU yang lain yang memayunginya,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati didampingi Oleh Kabanbappenda menandatangani Penandatanganan Perjanjian Kerjasama Optimalisasi Pemungutan Pajak Pusat dan Pajak Daerah (PKS OP4D) antara DJP, DJPK dan Pemda Tahap VII secara Daring.

Turut hadir pada kesempatan tersebut Inspektur, Staf Ahli Bid. PEK, Kepala Bapenda, Plt. Kepala BPKAD, Sekdis Bapelitbangda, Sekdis DKIP, Kabag Hukum, Kabag Kerjasama.***

Foto : Istimewa

Editor : M. Nabil

(IFU)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

MBG Bukan Ladang Bisnis: Ini Soal Masa Depan Bangsa

Oleh: Dede Heri, Sekjen Rumah Literasi Merah PutihBisnisnews.net ||...

Reuni Ubur-Ubur di Terambyar Fest, Wawali Sukabumi Bobby Maulana Duet dengan Aldi Taher

Bisnisnews.net || Stadion Suryakencana berubah menjadi lautan manusia yang...

Guyuran Hujan Tak Halangi, Puluhan Ribu Penonton Padati Aksi Band Perunggu di Sukabumi

Bisnisnews.net || Salahsatu Gorup musik  papan atas Indonesia "Band...

Resah Ormas Anti-Kebinekaan, Warga Bandung Pasang Spanduk Tolak Intoleransi

Bisnisnews.net || Bertebaran spanduk penolakan warga terhadap organisasi intoleran...